Thailand Kunci Semifinal Singapura Jaga Asa Usai Tekuk Putri Nusantara

Nur Choiruddin
Timnas Putri U-16 Thailand  melawan Yordania.   Nur Choiruddin/iNews

KUDUS, iNewsPantura.id  – Timnas Putri U-16 Thailand memastikan satu tiket ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah mengalahkan Yordania 2-0 pada laga kedua Grup B di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin (17/8/2026).

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kedua Thailand sekaligus menegaskan posisi mereka di puncak klasemen Grup B. Sementara itu, pada laga lainnya, Timnas Putri U-16 Singapura menundukkan Putri Nusantara dengan skor 2-0 untuk menjaga peluang lolos ke babak empat besar.

Thailand tampil agresif sejak awal pertandingan. Dominasi lini tengah membuat mereka mampu mengontrol jalannya permainan dan menciptakan sejumlah peluang. Bahkan, Thailand membuka keunggulan pada menit ke-4 setelah sepak pojok Kawinthida Kikuntod salah diantisipasi pemain bertahan Yordania sehingga bola masuk ke gawang sendiri.

Yordania berupaya merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pressing Thailand dan disiplin lini pertahanan membuat sejumlah upaya lawan gagal berkembang menjadi peluang berbahaya.

Thailand sempat mencetak gol melalui Nathiya Meepho pada menit ke-13. Namun, gol tersebut dianulir setelah Video Assistant Referee (VAR) menemukan pelanggaran dalam proses terjadinya gol.

Keunggulan Thailand bertambah menjelang babak pertama berakhir. Thitirat Samrong memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah dan lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan terukur ke tiang jauh. Thailand menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Yordania tampil lebih menyerang. Masuknya Ragad Rafat Harbi Haqrous membuat lini depan mereka lebih agresif. Thailand memilih bermain lebih disiplin dengan memperkuat pertahanan dan mengandalkan serangan balik.

Hingga pertandingan berakhir, Yordania gagal memperkecil ketertinggalan. Thailand pun mengamankan kemenangan 2-0 sekaligus memastikan langkah ke semifinal.

Pelatih Thailand, Thidarat Wiwsukhu, mengapresiasi perkembangan anak asuhnya dibandingkan pertandingan sebelumnya. Menurutnya, kepercayaan diri pemain menjadi salah satu kunci kemenangan.

“Kemenangan ini berkat kepercayaan diri tim di lapangan. Kami sudah lebih berkembang dibandingkan pertandingan sebelumnya. Dukungan penonton juga berpengaruh terhadap kemenangan kami,” ujarnya.

Kapten Thailand, Kawinthida Kikuntod, menyebut kemenangan tersebut menjadi modal penting menghadapi fase berikutnya. Ia juga bersyukur dapat berkontribusi melalui satu gol dalam pertandingan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Kami bisa bermain sesuai strategi yang direncanakan dan mendapatkan tiga poin penting,” katanya.

Sementara itu, Yordania mengakui pertandingan menghadapi Thailand menjadi pengalaman penting bagi perkembangan tim. Pelatih Luna Rami Amin Almasri menilai anak asuhnya telah berusaha menjalankan strategi meski harus mengakui keunggulan lawan.

Di pertandingan lainnya, Singapura mengamankan kemenangan 2-0 atas Putri Nusantara. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Singapura di turnamen dan menjaga peluang mereka untuk melaju ke semifinal.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim menerapkan pressing tinggi sehingga duel di lini tengah berjalan sengit. Putri Nusantara memiliki peluang melalui Putri Neza Larasati pada menit ke-21 setelah menerima bola dari sepak pojok Indira Fatima. Namun, penyelesaiannya masih melebar.

Singapura juga kesulitan menembus pertahanan Putri Nusantara. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58. Berawal dari sepak pojok Tan Si Leng Amelia, bola menciptakan kemelut di depan gawang sebelum disambar Nur Qhalisah Arysha Muhammad Rizal. Singapura unggul 1-0.

Putri Nusantara berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan serangan. Namun, rapatnya pertahanan dan cepatnya transisi Singapura membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Singapura memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu. Tan Si Leng Amelia memanfaatkan umpan lambung dari lini belakang, memenangkan duel kecepatan dengan Agisti Qory Rahmadani, kemudian melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan kiper Naura Khalfani Hayfa.

Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Pelatih Singapura, Ratna Suffian Bin Ishak, menilai kemenangan tersebut menunjukkan perkembangan positif timnya. Ia menyebut turnamen ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kualifikasi AFC pada Oktober mendatang.

“Kami gembira karena game plan berjalan dengan baik. Para pemain mampu menjalankan apa yang dilatih, baik secara taktikal maupun fisik. Mereka juga mendapat pengalaman untuk semakin yakin dan percaya diri,” ujarnya.

Tan Si Leng Amelia mengakui sempat merasa gugup pada awal pertandingan. Namun, dukungan pelatih dan kekompakan tim membuatnya mampu tampil lebih percaya diri hingga mencetak gol kedua Singapura.

Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, menyebut kekalahan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para pemain yang sebagian besar masih minim pengalaman internasional.

“Pemain sudah memberikan yang terbaik. Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama bertanding di level internasional. Mereka masih sangat muda dan masa depannya panjang. Kami harus belajar dari pertandingan ini, meningkatkan kemampuan dan terus melangkah. Ini bukan akhir, tetapi bagian dari sebuah perjalanan,” katanya.

Dengan hasil tersebut, Thailand telah memastikan tempat di semifinal, sedangkan Singapura masih harus bersaing untuk memperebutkan tiket tersisa dari Grup B.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network