PEKALONGAN, iNewsPantura.id – Semangat sportivitas dan pembinaan atlet muda mewarnai pembukaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 yang digelar Polres Pekalongan di GOR Wicaksana Laghawa Kajen, Jumat (26/6/2026). Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan ke-80 Hari Bhayangkara itu diikuti 140 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori.
Kejuaraan secara resmi dibuka Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, yang didampingi Plt Bupati Pekalongan Sukirman, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. M. Nurul Chabibi, unsur Forkopimda, Ketua PBSI Kabupaten Pekalongan, serta jajaran Polres Pekalongan.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan eksibisi yang melibatkan unsur Forkopimda menjadi penanda dimulainya Bhayangkara Cup 2026.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, turnamen tersebut merupakan agenda tahunan Polres Pekalongan yang tidak hanya memeriahkan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet bulutangkis sejak usia dini.
"Turnamen ini rutin kami selenggarakan setiap tahun dalam rangka Hari Bhayangkara. Kami sengaja melibatkan adik-adik usia dini hingga remaja sebagai bentuk pembinaan bibit atlet unggul yang nantinya diharapkan mampu membawa nama baik Kabupaten Pekalongan," ujar Kapolres.
Menurutnya, olahraga juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat kebersamaan melalui olahraga. Menang atau kalah merupakan hal biasa, namun persaudaraan dan sportivitas adalah hal yang paling utama," katanya.
Sebanyak 140 peserta mengikuti berbagai nomor pertandingan, mulai kategori usia dini hingga veteran. Kejuaraan mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri, ganda putra, ganda veteran, hingga kategori instansi.
Kapolres menilai tingginya minat masyarakat terhadap bulutangkis menjadi modal besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Pekalongan.
"Di Kabupaten Pekalongan banyak masyarakat dan atlet yang menyukai bulutangkis. Dengan adanya fasilitas yang dimiliki serta pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap akan lahir atlet-atlet hebat di masa mendatang," ungkapnya.
Ia berharap kejuaraan seperti Bhayangkara Cup dapat digelar lebih rutin sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.
Kejurkab Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026 di GOR Wicaksana Laghawa Kajen.
"Semoga seluruh peserta semangat dan senang mengikuti turnamen ini. Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, Turnamen Badminton Bhayangkara Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 secara resmi saya nyatakan dibuka," tegas Kapolres.
Melalui penyelenggaraan Bhayangkara Cup 2026, Polres Pekalongan berharap semakin banyak atlet bulutangkis berprestasi lahir dari Kabupaten Pekalongan, sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman serta kondusif.
Ketua PBSI Kabupaten Pekalongan Fahmi Doris menambahkan, terselenggaranya Bhayangkara Cup 2026 merupakan wujud sinergi yang baik antara PBSI Kabupaten Pekalongan dan Polres Pekalongan dalam membangun pembinaan olahraga bulutangkis. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Polres Pekalongan. Bhayangkara Cup bukan sekadar turnamen, tetapi menjadi bagian dari pembinaan atlet yang berkelanjutan. Semoga sinergi ini terus terjaga sehingga Kabupaten Pekalongan dapat melahirkan atlet-atlet bulutangkis yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," kata Fahmi Doris.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
