KENDAL,iNewsPantura.id – Kendal Tornado FC mengantongi empat poin dari dua laga tandang beruntun pada awal Pegadaian Championship 2026/2027. Namun, Laskar Badai Pantura masih memiliki pekerjaan rumah sebelum menghadapi Barito Putera.
Tornado FC meraih kemenangan 1-0 atas De Reds FC pada laga tandang pertama. Berikutnya, tim besutan Stefan Keeltjes bermain imbang 0-0 melawan Persipura Jayapura.
Hasil tersebut langsung dievaluasi tim pelatih. Salah satu perhatian utama adalah penyelesaian akhir yang dinilai masih perlu dibenahi.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengatakan hasil dua pertandingan awal belum sepenuhnya sesuai dengan keinginan tim.
“Dua pertandingan awal ini tidak terlalu jelek. Walaupun kami tahu keinginannya bisa sapu bersih di setiap match, tapi kemarin kami draw,” kata Stefan seusai memimpin latihan di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (20/9/2026).
Menurut Stefan, dua laga tersebut memberikan pelajaran bagi tim untuk melakukan perbaikan sebelum pertandingan berikutnya.
“Ada satu pelajaran yang kami ambil dari pertandingan kemarin dan itu menjadi evaluasi serta perbaikan di pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Tantangan terbesar yang kini menjadi perhatian adalah produktivitas gol. Dalam dua pertandingan, Tornado FC baru mencetak satu gol, yakni ketika mengalahkan De Reds FC.
Stefan memastikan persoalan tersebut menjadi materi latihan dalam beberapa hari ke depan. Para pemain akan mendapatkan menu khusus untuk meningkatkan efektivitas di depan gawang.
“Balik lagi, problemnya adalah masalah scoring. Ini yang akan kami drilling selama tiga hari ke depan,” tegasnya.
Selain membenahi finishing, Tornado FC juga mulai mempelajari kekuatan calon lawannya, Barito Putera.
Tim pelatih akan memetakan kelebihan dan kelemahan Barito Putera untuk menentukan strategi yang akan diterapkan dalam pertandingan.
“Berikutnya kami akan mempersiapkan diri untuk melihat kelemahan dan kelebihan dari Barito Putera,” kata Stefan.
Pertandingan melawan Barito Putera akan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Tornado FC untuk menjaga raihan poin sekaligus menguji hasil evaluasi setelah dua pertandingan tandang.
Empat poin dari dua laga menjadi modal awal Laskar Badai Pantura. Namun, ketajaman di depan gawang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika ingin kembali meraih hasil maksimal.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
