KENDAL,iNewsPantura.id – Peserta dan penggembira Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan menuju Jombang, Jawa Timur, melalui jalur Pantura Kendal tidak perlu khawatir jika mengalami gangguan kesehatan di perjalanan.
Muhammadiyah Kendal menyiapkan layanan kesehatan hingga tempat istirahat gratis bagi rombongan yang melintas.
Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, Taufik Husein, mengatakan fasilitas kesehatan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berada di sepanjang Pantura Kendal siap memberikan pelayanan kepada peserta maupun penggembira Muktamar NU.
Menurut Taufik, layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh rombongan dari berbagai daerah, termasuk peserta yang datang dari Sumatera dan wilayah luar Jawa lainnya.
“Rombongan dari arah barat, termasuk yang datang dari Sumatera maupun wilayah luar Jawa, dapat memanfaatkan layanan tersebut ketika membutuhkan pertolongan medis,” kata Taufik saat menjenguk Rais Syuriyah PCNU Kendal KH Izuddin Abdus Salam di RSI Muhammadiyah Kendal, Rabu (19/8/2026).
Ia menyebut sedikitnya ada tiga fasilitas kesehatan yang berada di jalur Pantura Kendal yang siap melayani, yakni RSI Weleri, RS PKU Aisyiyah Tlahab, dan RSDI Kaliwungu.
Tidak hanya memberikan pertolongan medis, fasilitas tersebut juga menyediakan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.
“Layanannya digratiskan, terutama bagi peserta, penggembira Muktamar maupun pengemudi yang melintas Pantura,” tegasnya.
Taufik menjelaskan, rombongan yang mengalami keluhan kesehatan seperti sesak napas, tekanan darah tidak stabil, atau gangguan kesehatan lainnya dapat langsung mendatangi fasilitas kesehatan tersebut. Untuk mendapatkan pelayanan, cukup menunjukkan identitas diri atau Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (KartaNU).
Selain layanan medis, Muhammadiyah Kendal juga menyediakan tempat istirahat gratis bagi pengemudi dan rombongan yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.
“Kami juga menyediakan tempat istirahat gratis dan cek kesehatan gratis bagi pengemudi serta rombongan Muktamar NU. Ini bagian dari ikhtiar Muhammadiyah agar perjalanan mereka tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Taufik mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri saat berkendara dalam jarak jauh. Ia menyarankan pengemudi beristirahat secara berkala untuk menjaga kebugaran dan konsentrasi selama perjalanan.
“Kalau perjalanan jauh, jangan dipaksakan. Setiap beberapa jam sebaiknya berhenti untuk beristirahat agar bisa melanjutkan perjalanan dalam kondisi lebih siap,” katanya.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ribuan peserta dan penggembira dari berbagai daerah diperkirakan akan memadati jalur menuju lokasi kegiatan, termasuk melalui Pantura Jawa Tengah.
alam kesempatan itu, Taufik juga menyampaikan doa bagi KH Izuddin Abdus Salam yang tengah menjalani perawatan di RSI Muhammadiyah Kendal. Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Kersan, Tegorejo, Pegandon, tersebut diketahui dirawat sejak Selasa malam dan didampingi anak ke 4, Ayyu Ma'aliya dan menantunya, Gus Muhamad Kholil.
enurut Taufik, KH Izuddin merupakan tokoh NU yang memiliki hubungan baik dengan berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh Muhammadiyah di Kendal.
KH Izuddin Abdus Salam memiliki kedekatan dengan almarhum KH Muslim. Keduanya dikenal sering berkomunikasi dan menjalin hubungan baik dalam kehidupan keumatan di Kendal,” pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
