Anggaran Terbatas, IPSI Kendal Tetap Lepas Tujuh Atlet ke Popda Jateng

Eddhie Prayitno
Ketua IPSI Kendal melepas pendekar pencak silat yang akan bertanding di Popda Jateng. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Keterbatasan anggaran tidak menyurutkan langkah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kendal memberikan dukungan kepada atlet yang akan membawa nama daerah pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026.

Ketua IPSI Kendal, Muhammad Tommy Fadlurrohman atau Gus Tommy, melepas tujuh atlet pencak silat yang dipersiapkan berlaga di tingkat Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta para atlet tidak minder dengan keterbatasan fasilitas, namun justru menjadikannya sebagai pemacu untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Menurut Gus Tommy, tidak seluruh kebutuhan atlet dapat dipenuhi karena kondisi anggaran. Kendati demikian, IPSI memastikan dukungan moral dan mental tetap diberikan agar para atlet mampu tampil percaya diri.

“Terkait dengan keterbatasan anggaran yang ada, mungkin tidak semua kebutuhan teman-teman yang berjuang di Popda bisa kami penuhi. Namun secara prinsip, meskipun anggaran kita terbatas, kami tetap berdoa dan memberikan dukungan kepada teman-teman atlet untuk berjuang sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar Tommy, Jumat 28 agustus 2026.

Ia menegaskan, para atlet tidak hanya bertanding untuk kepentingan pribadi. Mereka membawa nama sekolah, institusi, sekaligus Kabupaten Kendal di tingkat Jawa Tengah.

Karena itu, IPSI memberikan dukungan tambahan sebagai penyemangat selama para atlet menjalani rangkaian pertandingan.

“Dari tim Kabupaten Kendal kami juga akan memberikan support kepada adik-adik atlet. Sifatnya sebagai suplemen atau tambahan dukungan. Ini sebagai bentuk dukungan moral dan mental dari kami,” jelasnya.

Gus Tommy juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara atlet, sekolah dan tim Kabupaten Kendal. Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar setiap kebutuhan atlet dapat segera diketahui dan dikoordinasikan.

“Yang paling utama adalah komunikasi harus bisa berjalan dengan baik dengan tim Kabupaten Kendal maupun pihak sekolah. Biasanya yang menjadi kendala bukan karena Kabupaten tidak memberikan fasilitas, tetapi terkadang terjadi miskomunikasi,” ungkapnya.

IPSI Kendal juga memastikan tidak ada sekat perguruan dalam pembinaan atlet. Setiap atlet yang memiliki potensi dan telah menjadi bagian dari tim Kabupaten Kendal akan mendapatkan dukungan.

“Mau dari perguruan A, B, C, atau D, selama sudah menjadi bagian dari tim yang mewakili Kabupaten Kendal, kami akan memberikan dukungan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Menjelang keberangkatan, atlet juga diminta tidak mengabaikan kondisi fisik. Gus Tommy mengingatkan agar latihan dilakukan secara terukur sehingga tidak berujung cedera sebelum pertandingan.

“Jangan sampai karena terlalu fokus berlatih teknik, justru saat pertandingan kondisi tubuh tidak maksimal atau mengalami cedera,” pesannya.

Kabid Olahraga Disporapar Kendal, Zen Yukri, mengapresiasi langkah IPSI Kendal yang memberikan perhatian terhadap atlet Popda.

Menurutnya, pelepasan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus penyemangat bagi atlet yang akan berkompetisi membawa nama Kendal.

“IPSI Kendal sangat luar biasa sekali dalam memperhatikan atlet Popda untuk persiapan tingkat Jateng. Terbukti dengan adanya kegiatan pelepasan yang diadakan di Gedung Dewan ini, dengan fasilitas yang luar biasa, serta support anggaran,” ujar Zen.

Zen mengakui Disporapar Kendal belum menggelar pelepasan atlet karena keterbatasan anggaran. Bahkan, kegiatan IPSI tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan yang dinilai positif bagi para atlet.

“Di kami sendiri tidak mengadakan pelepasan karena keterbatasan anggaran. Ini pertama kali ada cabor yang mengundang kami untuk memberikan arahan dan semangat kepada para atletnya untuk berjuang di Popda Jateng,” katanya.

Ketua Tim Pembinaan dan Prestasi IPSI Kendal, Muhammad Zaenuri, mengatakan tujuh atlet akan memperkuat Kendal pada Popda Jawa Tengah 2026.

Ketujuh atlet tersebut terdiri dari dua atlet kategori SD, dua atlet tingkat SMP dan tiga atlet kategori SMA.

“Untuk tahun ini kami memberangkatkan tujuh atlet. Ada dua atlet untuk kategori SD, kemudian dua atlet tingkat SMP dan tiga atlet kategori SMA,” ujarnya.

Rombongan dijadwalkan berangkat pada 2 September 2026 menuju Semarang. Setelah tiba, atlet akan melakukan persiapan sebelum menjalani pertandingan yang berlangsung selama empat hari.

IPSI Kendal memasang target realistis. Sedikitnya satu medali emas diharapkan dapat dibawa pulang, sedangkan atlet lainnya ditargetkan mampu meraih medali perak.

“Harapan kami tahun ini bisa meraih juara di kancah Jawa Tengah. Paling tidak target kami mendapatkan minimal satu juara satu atau emas, kemudian yang lain mendapatkan perak,” kata Zaenuri.

Bagi IPSI Kendal, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk mengendurkan pembinaan. Dukungan moral, kekompakan tim dan kesiapan atlet diharapkan menjadi modal untuk membuktikan bahwa atlet Kendal tetap mampu bersaing di tingkat Jawa Tengah.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network