KENDAL,iNewsPantura.id — Kendal Tornado FC membawa modal berbeda jelang menghadapi De Reds FC pada laga perdana Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027.
Kiper Er Deva Aulia Egon datang dengan pengalaman baru setelah memperkuat Timnas Indonesia U-20. Sementara winger Akbar Firmansyah punya motivasi khusus karena pertandingan akan berlangsung di kota kelahirannya, Surabaya.
Bagi Deva, panggilan Timnas U-20 menjadi pengalaman penting dalam perkembangan kariernya. Ia turut mengantarkan Garuda Muda lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China, yang dijadwalkan berlangsung 24 Maret-10 April 2027.
Setelah menyelesaikan agenda bersama tim nasional, Deva kembali bergabung dengan skuad Laskar Badai Pantura. Ia mengikuti latihan di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kamis (10/9/2026).
"Alhamdulillah, pastinya bangga bisa berkontribusi di Timnas Indonesia U-20 dan membawa tim lolos ke Piala Asia. Suatu kebanggaan buat saya bisa masuk Timnas U-20," ujar Deva.
Kiper terbaik EPA Super League 2025/2026 itu mengaku mendapat banyak pelajaran selama berada di Timnas. Salah satunya merasakan langsung perbedaan atmosfer pertandingan internasional.
Menurutnya, menghadapi pemain dari negara lain menuntut kesiapan yang berbeda dibandingkan pertandingan di level klub.
"Suasananya berbeda. Lawan-lawan dari negara lain cukup kuat dan bagus. Persaingannya juga berbeda dari klub. Kita bisa mendapat pelajaran bagaimana cara menghadapi lawan-lawan yang kuat," katanya.
Kini, Deva ingin membawa pengalaman tersebut untuk membantu Kendal Tornado FC. Ia juga membidik menit bermain lebih banyak pada musim ini.
"Target saya di klub mungkin bisa mendapat menit bermain dan berkontribusi dengan klub, sambil membantu Kendal Tornado naik ke Liga 1," ujarnya.
Kembali ke Kendal setelah beberapa waktu bersama Timnas juga membuat Deva mengaku rindu dengan suasana tim.
"Suasananya di sini seru. Senior-senior juga baik dan bisa membimbing. Latihannya juga enak, saya enjoy," tuturnya.
Selain mengejar target bersama klub, Deva berharap penampilannya kembali membuka peluang untuk dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas U-20 berikutnya.
"Harapan saya bisa dipanggil lagi untuk training camp nanti bersama Timnas U-20," ujarnya.
Motivasi khusus juga dirasakan Akbar Firmansyah. Winger Kendal Tornado FC itu akan tampil di Surabaya, kota tempat ia dilahirkan sekaligus mengawali perjalanan sepak bolanya.
Stadion Gelora 10 November bukan tempat asing bagi Akbar. Pemain jebolan klub internal Bintang Timur tersebut pernah membawa Persebaya U-17 menjuarai Piala Soeratin 2018.
Akbar kemudian menjadi bagian dari Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy Liga 1 U-20 pada 2019.
"Tentu ada motivasi tersendiri ya bermain di tanah kelahiran. Apalagi saya juga memulai karir junior di Stadion Gelora 10 November," kata Akbar.
Memasuki musim keduanya bersama Kendal Tornado FC, Akbar ingin menjadikan pertandingan tersebut sebagai momentum untuk memberikan penampilan terbaik.
Musim lalu, pemain tersebut mencatatkan tiga gol dan empat assist bersama Laskar Badai Pantura.
"Saya ingin menikmati pertandingan, memberikan yang terbaik untuk tim, dan semoga bisa mendapatkan hasil yang bagus," ujarnya.
Persiapan menghadapi De Reds FC juga terus dimatangkan. Akbar menyebut tim pelatih telah memberikan program latihan, termasuk materi taktikal untuk menghadapi pertandingan perdana.
"Kita akan bekerja keras memenangkan pertandingan, namun tidak boleh meremehkan mereka," tegasnya.
Dengan pengalaman Deva dari panggung internasional dan motivasi Akbar bermain di tanah kelahiran, Kendal Tornado FC berharap bisa mengawali perjalanan di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil positif.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
