SEMARANG,iNewsPantura.id – Sebanyak 750 paket sembako dibagikan kepada warga RW 05 dan RW 06 Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Pembagian sembako berlangsung di Kantor Project Pakuwon Mall Semarang, Jalan Gombel Lama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sekaligus ajang silaturahmi dengan masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Paket yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, minyak goreng, dan mi instan.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Banyumanik Sri Martini, Lurah Tinjomoyo Suratmin, Ketua LPMK, Ketua RW 05 dan RW 06, para ketua RT beserta perangkat, serta warga sekitar.
Head of HR Pakuwon Group, Iful Novianto, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerimanya. Menurutnya, komunikasi dengan warga sekitar juga perlu terus dijaga selama aktivitas pembangunan berlangsung.
“Kami hadir hari ini bukan hanya untuk berbagi 750 paket sembako, tetapi yang lebih penting adalah untuk menjalin silaturahmi dan membangun hubungan yang semakin dekat dan hangat dengan masyarakat sekitar,” ujar Iful.
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan program CSR kedua yang dilaksanakan sepanjang 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar pada Ramadan 1447 Hijriah.
Saat ini, pembangunan kawasan tersebut masih berada pada tahap pematangan lahan. Dalam prosesnya, pihak pengembang menyatakan komunikasi dengan masyarakat sekitar akan terus dilakukan.
Iful mengatakan, aktivitas pembangunan juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja dan tumbuhnya aktivitas usaha pendukung.
“Ketika mal ini tumbuh, kami berharap akan ada ekosistem ekonomi baru yang ikut tumbuh di sekitar kita. Bagi kami, perusahaan berkembang tentu harus berjalan seiring dengan kesempatan masyarakat untuk berkembang dan merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan,” tuturnya.
Sejumlah warga dari lingkungan RW 05 dan RW 06 mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi. Bantuan kebutuhan pokok itu kemudian dibagikan kepada warga yang telah ditentukan melalui lingkungan setempat.
Pihak perusahaan menyatakan kegiatan sosial dan komunikasi dengan masyarakat akan tetap dilakukan selama proses pembangunan berlangsung.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
