PURWOREJO,iNewsPantura.id – Peringatan Bulan Bahasa 2026 di SMA Negeri 2 Purworejo tampil berbeda. Tak hanya diisi perlombaan siswa, puncak kegiatan bertema “GELORA: Gerakan Literasi Olah Rasa” juga menghadirkan pementasan ketoprak Ande-Ande Lumut yang melibatkan 25 guru.
Kegiatan yang digelar di lingkungan SMA Negeri 2 Purworejo berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Seluruh warga sekolah terlibat dalam perayaan yang memadukan literasi, bahasa, seni, dan budaya tersebut.
Sebanyak 221 peserta mengikuti berbagai perlombaan dalam rangkaian Bulan Bahasa tahun ini. Sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya lomba monolog, film pendek, hingga babak final spelling bee.
Kepala SMA Negeri 2 Purworejo, Drs. Sukisno, M.M.Pd., mengatakan, Bulan Bahasa tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat karakter literat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia.
Di sisi lain, siswa juga perlu memiliki keterbukaan terhadap bahasa asing agar mampu menghadapi perkembangan zaman dan beradaptasi dengan lingkungan global.
Melalui tema GELORA, sekolah berupaya memperluas pemahaman mengenai literasi. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kepekaan rasa, kreativitas, komunikasi, serta pembentukan karakter peserta didik.
“Gerakan Literasi Olah Rasa” diwujudkan melalui beragam penampilan dan kompetisi yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus menyampaikan gagasan melalui karya.
Ketua Panitia Bulan Bahasa SMA Negeri 2 Purworejo, Abi Wisnu, turut mengawal pelaksanaan kegiatan yang melibatkan siswa dan guru tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMA Negeri 2 Purworejo, pembacaan doa, serta sambutan kepala sekolah dan ketua panitia.
Suasana kegiatan kemudian diisi penampilan monolog, pemutaran film pendek, dan final spelling bee. Berbagai agenda tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan berbahasa, penguasaan kosakata, serta kreativitas dalam menyampaikan cerita dan gagasan.
Salah satu daya tarik puncak Bulan Bahasa tahun ini adalah pementasan ketoprak Ande-Ande Lumut yang dimainkan oleh 25 guru SMA Negeri 2 Purworejo.
Keterlibatan para guru menjadi bagian dari upaya sekolah menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat dikembangkan melalui seni pertunjukan dan pelestarian budaya. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di kelas, tetapi juga ikut berekspresi melalui panggung seni.
Cerita rakyat yang dikemas dalam pementasan ketoprak menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda. Pertunjukan tersebut sekaligus memberikan pengalaman literasi yang berbeda melalui cerita, dialog, ekspresi, dan penghayatan karakter.
Kehadiran 25 guru dalam pementasan itu juga menegaskan bahwa gerakan GELORA melibatkan seluruh unsur sekolah, bukan hanya siswa.
Setelah berbagai penampilan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan Duta Literasi SMA Negeri 2 Purworejo periode 2026/2027.
Para Duta Literasi diharapkan dapat menjadi penggerak budaya membaca, menulis, berkarya, serta berkomunikasi secara positif di lingkungan sekolah.
Melalui peringatan Bulan Bahasa 2026, SMA Negeri 2 Purworejo berupaya menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari warga sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembelajaran, perlombaan, seni pertunjukan, pelestarian budaya, dan keterlibatan aktif guru maupun siswa.
Tema GELORA pun membawa pesan bahwa literasi bukan sekadar memahami kata-kata, melainkan juga mengolah pikiran, perasaan, dan kreativitas hingga menghasilkan karya yang bermakna.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
