Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Belajar Berbagi Lewat Kurban Sekolah di Kudus Tanamkan Nilai Kepedulian dan Cinta Lingkungan
Advertisement . Scroll to see content

Terlanjur Makan Daging yang Terinfeksi PMK Berbaya? Begini Penjelasan Ahli Kesehatan

Sabtu, 18 Juni 2022 | 06:51 WIB
  • author Nanang Sulaeman
Terlanjur Makan Daging yang Terinfeksi PMK Berbaya? Begini Penjelasan Ahli Kesehatan
Terlanjur Makan Daging yang Terinfeksi PMK Berbaya? Begini Penjelasan Ahli Kesehatan (Foto: Okezone)

BANYAK pertanyaan dari masyarakat bagaimana jika seseorang tidak sengaja mengonsumsi daging kurban yang sudah terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK)? Apakah kondisi ini bisa membuat orang tersebut akhirnya tertular penyakit yang sama?

Seperti disampaikan Sub. Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Dian Ariesiana Widiastuti, jika mengalami situasi seperti ini masyarakat tidak perlu panik dan khawatir karena hal itu tidak berbahaya.

"Tidak masalah, karena sebelumnya daging itu dimasak lebih dulu. Jadi virusnya sudah mati," ujar drh. Dian, dalam acara konferensi pers Tebar Hewan Kurban 1443 H #JadiManfaat bersama Dompet Dhuafa di Jakarta baru-baru ini.

Lebih lanjut, kata drh Dian, PMK tidak berbahaya dan tidak menular kepada manusia. Sebab proses setelah hewan disembelih cukup panjang, karena kebanyakan orang langsung memasukkannya ke dalam freezer atau mengolahnya dengan cara direbus selama berjam-jam.

Begitu juga dimasak menjadi olahan satai, virus PMK yang menginfeksi hewan ternak tersebut akan mati dan tidak membahayakan manusia.

"Jadi jangan khawatir, jika tidak sengaja memakan daging sapi yang sudah terinfeksi PMK karena tidak berbahaya. Saat dimasak atau masuk ke dalam freezer pun virusnya sudah mati," tegasnya.

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut