get app
inews
Aa Text
Read Next : Kemenkumham Sahkan Mardiono Sebagai Plt Ketum PPP

Dicopot Sebagai Ketum PPP, Inilah 5 Fakta tentang Suharso Monoarfa

Senin, 05 September 2022 | 22:29 WIB
header img
Suharso monoarfa dicopot dari jabatannya sebagai Ketum PPP. Foto : iNews

Suharso digantikan Muhammad Mardiono. "Memberhentikan Saudara Suharso Monoarfa dan mengukuhkan H Muhammad Mardiono sebagai Plt (pelaksana tugas) Ketua Umum DPP PPP sisa masa bakti 2020-2025," kata Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan PPP Usman M Tokan, Senin (5/9/2022).

 Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani angkat suara soal pemberhentian Suharso Monoarfa dari Ketua Umum PPP. Menurutnya, memang sudah ada keinginan sejak lama pimpinan di PPP tidak rangkap jabatan di pemerintahan. "Jadi di PPP itu sudah lama ada diskusi, ada concern bahwa ada riak-riak itu iya. Yang menginginkan agar konsolidasi PPP sebagai partai itu bisa lebih dimasifkan, diintensifkan, ditingkatkan, dan kalau yang menjadi pimpinan PPP itu tak merangkap di jajaran pemerintahan," kata Arsul di Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2022).

 "Jadi itu kombinasi dari kesadaran atau keinginan agar pemisahan fungsi antara fungsi kepartaian yang dibutuhkan untuk meningkatkan konsolidasi," katanya.

Alasan itu juga yang katanya membuat Arsul tak lantas jadi Ketum pengganti Suharso meski dirinya adalah Waketum. Arsul saat ini menjabat Wakil Ketua MPR dan anggota Komisi III DPR. Saat ini yang ditunjuk menjadi pengganti Suharso yakni Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum. “Karena saya punya fungsi di sini selain wakil pimpinan MPR, juga anggota Komisi 3 yang punya tugas banyak, RKUHP, RUU Narkotika, itu saja,” ucap Arsul.

4. Suharso Menangis Terisak saat Dikukuhkan sebagai Plt Ketua Umum PPP

Suharso Monoarfa dikukuhkan sebagai Plt Ketua Umum PPP pada Musyawarah Kerja Nasional (MUkernas) III di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019) malam. Suharso saat itu mengungkapkan alasannya bersedia menerima amanah menjadi Plt Ketua Umum PPP. Dia mengaku ingin menyelamatkan partai berlambang Kakbah itu agar agar tetap eksis dan tetap berada di parlemen. "Saya tidak pernah bermimpi, untuk berdiri di sini, menerima mandat ini yang sungguh berat bagi saya. Bagi saya saudara Romy (Romahurmuziy) itu adalah anak saya, juga adik saya," katanya saat memberi sambutan usai dikukuhkan sebagai Plt Ketua Umum PPP.

Dengan kata-kata yang mulai terbata-bata, Suharso mengaku tidak mengira akan terjadi peristiwa yang dihadapi Romahurmuziy. "Dalam pandangan saya, Romy seperti meteor untuk menjadi calon pemimpin bangsa di kemudian hari, semua kapasitasnya ada pada beliau, bibit, bebet, bobot, tapi juga terjungkal," ujarnya dengan nada yang berat.

 Suharso mengatakan, PPP adalah partai dengan lambang Kakbah. "Kakbah letaknya di Mekkah. Mekkah itu asal katanya Bakkah yang artinya air mata. Apakah karena itu kemudian partai kita ini penuh dengan air mata?" katanya sambil mulai menangis terisak.

Editor : Muhammad Burhan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut