Hanya saja Mahathir menegaskan GTA belum memiliki calon PM. Nama calon akan disampaikan setelah koalisi memenangkan pemilu. “Pandangan kami, jika kami memiliki jumlah (suara) yang cukup dan bisa membentuk pemerintahan, pada tahap itu kami akan memutuskan siapa yang akan menjadi perdana menteri,” ujarnya.
Berdasarkan pemilu ke-14 Malaysia pada 2018, Mahathir memenangkan kursi di Langkawi dengan meraup 8.893 dukungan, mengalahkan calon dari koalisi Barisan Nasional yang dipimpin UMNO. Kali ini dia bertarung melawan calon dari Barisan Nasional, Pakatan Harapan, Perikatan Nasional, serta kandidat independen.
Artikel ini telah tayang di www.inews.id , Klik untuk baca: https://www.inews.id/news/internasional/mahathir-beberkan-alasan-ikut-pemilu-di-usia-97-tahun-ada-pekerjaan-yang-belum-tuntas/2.
Editor : Muhammad Burhan