get app
inews
Aa Text
Read Next : Libur Lebaran, Wisata Alam Goa Terawang Ecopark Ramai Pengunjung

Lukisan Babi Kutil di Gua Leang Tertua di Dunia, Berusia 45.500 Tahun

Kamis, 22 Desember 2022 | 22:03 WIB
header img
lukisan bergambar Babi Kutil di Gua Leang, Sulawesi adalah lukisan tertua di dunia berusia 45.500 tahun. Foto:Ist

SULAWESI, iNewsPantura.id - Tahukah anda, lukisan di gua tertua di Dunia ternyaat ditemukan di Indonesia, tepatnya di Gua Leang Tedongnge, Sulawesi. Lukisan bergambar babi  kutil itu diperkirakan berusia 45.500 tahun.
 
Lukisan itu ditemukan seorang arkeolog yang juga mahasiswa doktoral  Basran Burhan yang sedang penelitian di Gua Leang Tahun 2017. Untuk mendokumentasikan penemuan tersebut, para ilmuwan telah membukukannya di jurnal Science Advances.

Gua Leang Tedongnge sendiri merupakan lembah terpencil yang dikelilingi tebing kapur terjal dan hanya bisa didatangi saat musim kemarau karena adanya banjir di musim hujan.

Basran Burhan yang  sedang meneliti secara tidak sengaja menemukan sebuah lukisan di dinding gua.  Lukisan tersebut bergambar babi kutil Sulawesi yang berukuran 136 cm x 54 cm (53 inci x 21 inci).

Gambar babi di dinding gua itu dicat menggunakan pigmen oker merah tua dan memiliki jambul pendek dengan rambut tegak serta sepasang kutil wajah seperti tanduk yang menjadi ciri khas spesies babi jantan dewasa. Ada dua cetakan tangan di atas bagian belakang babi dan tampak berhadapan dengan dua babi lain yang hanya diawetkan sebagian. Lukisan ini diyakini membentuk sebuah adegan naratif. “Babi itu tampaknya mengamati perkelahian atau interaksi sosial antara dua babi kutil lainnya,” kata Adam Brumm, dikutip dari The Guardian pada Kamis (8/12/2022).

Mengacu pada sisi historis, manusia memang telah memburu babi kutil Sulawesi selama puluhan ribu tahun. Perburuan itu menjadi ciri utama yang dilakukan oleh manusia pada zaman es.  Dengan kata lain, lukisan itu telah dibuat puluhan ribu tahun yang lalu atau lebih tepatnya pada 45.500 tahun silam.

 Salah seorang ahli, Aubert memvalidasi asumsi tersebut usai dirinya mengidentifikasi adanya deposit kalsit yang terbentuk di atas lukisan itu. “Tapi bisa jadi jauh lebih tua (umur lukisan) karena penanggalan yang kita pakai hanya penanggalan kalsit di atasnya” ucap Aubert.

 “Orang-orang yang membuatnya sangat modern, mereka sama seperti kita, mereka memiliki semua kemampuan dan alat untuk melukis apa pun yang mereka suka,” tambahnya. Sebagai informasi, orang-orang di masa lampau berhasil mencapai Australia sejak 65.000 tahun yang lalu.

Editor : Muhammad Burhan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut