Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bangun Pabrik di KIK Kendal,  PT Polygroup Manufaktur Indonesia Serap 2.000 Pekerja
Advertisement . Scroll to see content

48 % Investor Aset Kripto Adalah Kaum Milennial

Kamis, 05 Januari 2023 | 21:36 WIB
  • author Muhammad Burhan
48 % Investor Aset Kripto Adalah Kaum Milennial
-Investasi aset kripto di Indonesia ternyata didominasi oleh kaum milennial y. Foto Ilustrasi : Ist

JAKARTA, iNewsPantura.id - Investasi aset kripto di Indonesia ternyata didominasi oleh kaum milennial yang berusia antara 18 sd 35 Tahun.Jumlah investor milenial itu mencapai 48 persen dari total investor kripto.

Data itu disampaikan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).Plt Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan perlu ada literasi kepada kaum milenial yang berinvestasi di aset kripto agar memiliki dasar pengetahuan dan tidak sekadar ikut-ikutan. "Sehingga perlu adanya literasi, saya khawatir mereka hanya ikutan semata. Dengan ini masyarakat bisa lebih terliterasi. Tidak sekedar ikut-ikutan," kata Didid di kantor Bappebti, Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Menurut dia, untuk menggalakan literasi kepada masyarakat tentang aset kripto, Bappebti gencar melakukan kerja sama khususnya dengan para pelaku aset kripto salah satunya dengan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo).

Kemitraan dengan Aspakrindo, lanjutnya, menjadi upaya Bappebti untuk mendorong literasi berkenaan dengan aset kripto yang memiliki potensi pasar cukup besar "Ini (Potensi Pasar cukup besar) juga jadi masalah jika tidak dikelola dengan benar. Kemitraan dengan aspakrindo ini akan membuat literasi lebih baik lagi," ungkap Didid.

Dia mengatakan, selain menjalin kemitraan Bappebti juga merencanakan untuk membentuk bulan literasi aset kripto. "Kami merencanakan Februari jadi bulan literasi aset kripto. Di seluruh Indonesia ada kegiatan literasi. Untuk itu kita akan bersama menjalankannya," tutur Didid.

 

Editor: Muhammad Burhan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut