Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Debut di Kendal Tornado FC, Yushi Yamaya Ungkap Perbedaan Sepak Bola Jepang dan Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Aliran Sungai Tuntang Meluap, Jalur KA antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati Tidak Bisa Dilalui

Minggu, 09 Maret 2025 | 12:34 WIB
  • author Donny Marendra
Aliran Sungai Tuntang Meluap, Jalur KA antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati Tidak Bisa Dilalui
Aliran Sungai Tuntang Meluap, Jalur KA antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati Tidak Bisa Dilalui. Foto : iNews/ Donny M

SEMARANG ,iNewsPantura.id   -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menutup jalur KA antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati , Kabupaten Grobogan karena adanya luapan air Sungai Tuntang pada Minggu, 9 Maret 2025 mulai pukul 05.27 WIB.

Luapan air yang terjadi sejak Sabtu (8/3) malam, mengakibatkan adanya aliran air yang terjadi di sekitar jalur rel pada Km 32 + 6/7 antara Stasiun Gubug - Stasiun Karangjati, lintas Semarang-Surabaya Kabupaten Grobogan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bawah pada dua jalur kereta api pada lokasi terdampak, saat ini sudah tertutup luapan air yang mengalir deras.

“Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Surabaya maupun sebaliknya akan terganggu,” jelas Franoto.

Sedangkan untuk perjalanan KA yang terganggu, akan kami informasikan selanjutnya. KAI menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak. 

“Saat ini KAI telah menerjunkan puluhan Petugas Tanggap Darurat, agar jalur dapat segera ditangani dan perjalanan kereta api dapat normal kembali,” tutup Franoto.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut