get app
inews
Aa Text
Read Next : Patut Dicontoh, Desa Tunggul Pandean Mampu Kelola Sampah secara Mandiri

Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Program Zero Waste Diperkuat di Semarang

Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:05 WIB
header img
Penyerahan mesin pengolah sampah kepada Bank Sampah Lestari Kelurahan Jomblang sebagai bagian dari program Zero Waste Community. Foto : iNewsPantura.id/ Wisnu W

SEMARANG, iNewsPantura.id - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya kembali diperkuat melalui penyerahan sejumlah peralatan pengolahan sampah kepada Bank Sampah Lestari di Kelurahan Jomblang, Kamis (22/1). Program ini digagas oleh PT Telkom Indonesia Tbk dalam rangka mendukung pengembangan Zero Waste Community yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, pengelola bank sampah, serta lembaga sosial.

Acara penyerahan berlangsung di Lapangan Serbaguna Kelurahan Jomblang dan dihadiri oleh pejabat Pemerintah Kota Semarang, diantaranya PJ Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata, perwakilan DPRD Kota Semarang, serta jajaran Bappeda dan Forkopimcam Candisari.

Peralatan yang diberikan mencakup unit penampung sampah botol plastik, mesin pencacah sampah, dan mesin press sampah. Fasilitas tersebut ditujukan untuk memperkuat mekanisasi pengelolaan sampah plastik dan organik di tingkat kelurahan.

Perwakilan penyelenggara program menjelaskan bahwa inisiatif Zero Waste Community dibangun di atas tiga fokus utama: penyelamatan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan nilai ekonomi melalui konsep ekonomi sirkular. Pengelolaan sampah di tingkat warga dinilai berpotensi mengurangi beban TPA sekaligus membuka peluang ekonomi rumah tangga.

PJ Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakosa, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai penguatan bank sampah merupakan langkah strategis sekaligus sejalan dengan agenda prioritas Kota Semarang pada 2026 yang mencakup ketahanan pangan dan peningkatan kualitas lingkungan.

“Kunci keberhasilan pengelolaan sampah ada pada partisipasi masyarakat. Sampah yang dulu dipandang sebagai beban, kini bisa menjadi sumber nilai ekonomi apabila dikelola dengan benar,” ujarnya.

Pemerintah Kota Semarang berharap Kelurahan Jomblang dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam membangun kemandirian pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Dengan dukungan peralatan baru, proses pemilahan, pengepakan, hingga pengolahan diharapkan berjalan lebih efektif.

Ketua Bank Sampah Lestari, Novi Yuliasari, menyampaikan bahwa tambahan fasilitas ini membantu meningkatkan volume dan kualitas pengolahan sampah di lingkungannya.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis peralatan dan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya mengurangi timbulan sampah di Kota Semarang.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut