Mahasiswa Al-Azhar Asal Pekalongan Tewas Terseret Ombak, Keluarga Masih Menunggu Jenazah
Pihak keluarga saat ini telah mengajukan permohonan bantuan kepada KBRI Mesir untuk penanganan jenazah almarhum sesuai prosedur yang berlaku. Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait waktu pemulangan jenazah ke tanah air.
“Kami hanya berharap jenazah anak kami bisa segera dipulangkan. Kami mohon doa dari semua pihak,” lanjut Abdul Basit.
Selain Ashim, dalam peristiwa tersebut juga dilaporkan satu mahasiswa Al-Azhar asal Bengkulu yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Proses pencarian masih terus dilakukan oleh otoritas setempat di Mesir dengan dukungan koordinasi intensif dari KBRI Kairo serta komunitas mahasiswa Indonesia di Mesir.
Sementara itu, puluhan warga dan kerabat terus berdatangan ke rumah duka untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa dan harapan terus mengalir, baik untuk almarhum Ashim maupun mahasiswa lain yang hingga kini masih dalam pencarian.
Editor : Suryo Sukarno