get app
inews
Aa Text
Read Next : Ruang Ngabuburit Produktif, Warga Semarang Sampaikan Aspirasi Soal Air Minum

Pesta Rakyat Ternoda, Warga Terpental Ditendang Kuda Saat Kirab Banyumas

Selasa, 17 Februari 2026 | 15:17 WIB
header img
Seorang warga terpental setelah tertendang kuda saat kirab pusaka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Minggu (15/2/2026). Foto : iNewsPantura.id/ Mas Sal

BANYUMAS, iNewsPantura.id — Di tengah gegap gempita kirab Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas, sebuah insiden tak terduga terjadi. Seekor kuda peserta kirab mengamuk dan menendang seorang warga hingga terpental, memicu kepanikan di antara penonton, Minggu (15/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat prosesi kirab pusaka melintas di pusat Kota Purwokerto. Dalam rekaman kamera wartawan, detik-detik seorang warga bernama Dinar (27), warga Rawalo, terlihat tersepak kaki belakang seekor kuda jantan hitam bertubuh besar hingga terpental sekitar dua meter.

Kuda yang ditunggangi peserta kirab itu sebelumnya tampak gelisah dan sulit dikendalikan. Saat barisan berjalan, Dinar yang berada di sisi kanan kuda tak menyangka hewan tersebut akan menendang.

“Saya pas jalan di samping kanan, kudanya memang lagi ngamuk. Saya terkejut karena tidak menduga kuda akan menendang. Saya terpental, tapi alhamdulillah tidak apa-apa, aman,” ujar Dinar seusai kejadian.

Dinar mengalami benturan pada bagian pinggang kanan dan sempat syok, namun segera berdiri kembali. Tidak ada laporan korban lain dalam insiden tersebut.

Kirab pusaka Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banyumas dipimpin langsung Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono. Sebelum kirab dimulai, digelar prosesi penempatan tiga keris pusaka yang diiringi tarian pasukan panah.

Selain membawa pusaka, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) juga menampilkan ciri khas instansi mereka. Pada barisan pembuka, foto-foto bupati terdahulu diperlihatkan kepada masyarakat dengan iringan peserta mengenakan pakaian adat Banyumas.

Menurut Bupati Sadewo, kirab pusaka merupakan agenda rutin tahunan untuk mendorong pengembangan potensi wisata daerah.

“Ini hari jadi Kabupaten Banyumas ke-455. Mari kita jadikan masyarakat Banyumas lebih sejahtera dan produktif. Mari berbondong-bondong datang ke Kabupaten Banyumas,” ujarnya dari atas kereta kuda.

Kirab mengambil rute sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dengan titik start dari Kantor Wakil Bupati dan finis di Pendopo Bupati, kawasan Alun-Alun Purwokerto.

Di sisi lain, sejumlah warga dalam Grup WA Forum Peduli Banyumas berharap perayaan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintah daerah, tetapi benar-benar menjadi milik seluruh masyarakat.

Mereka mengusulkan agar kirab pusaka ke depan lebih melibatkan potensi desa-desa di Banyumas, sehingga perayaan tahunan tersebut menjadi ruang partisipasi publik yang lebih luas.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengamanan ekstra dalam kegiatan yang melibatkan hewan dan kerumunan massa, agar perayaan rakyat dapat berlangsung aman dan nyaman bagi semua.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut