Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cuaca Ekstrem Terjang Kendal, Jalan Pantura Sempat Lumpuh akibat Pohon Tumbang
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Buruk, Petani Lombok di Blora Terpaksa Cabut Tanaman yang Terserang Penyakit

Minggu, 22 Februari 2026 | 22:32 WIB
  • author Herry Purnomo
Cuaca Buruk, Petani Lombok di Blora Terpaksa Cabut Tanaman yang Terserang Penyakit
Petani cabai di Kelurahan Sonorejo, Blora, terpaksa mencabuti tanaman yang terserang penyakit akibat cuaca buruk dan intensitas hujan tinggi. (Foto : iNewsPantura.id/ Herry P).

BLORA, iNewsPantura.id – Cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berdampak pada hasil pertanian warga. 

Sejumlah petani lombok (cabai) mengaku gagal panen akibat tanaman terserang penyakit.

Salah satunya dialami Sutarmin, petani asal Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora. 

Ia terpaksa mencabut sebagian tanaman lombok miliknya karena terserang penyakit dan tidak lagi produktif.

Di lahan miliknya, Sutarmin tampak mencabuti tanaman yang sebelumnya masih diharapkan bisa dipanen. Namun kondisi cuaca yang tidak menentu membuat tanaman membusuk dan rusak.

“Harusnya masih bisa panen beberapa kali lagi, tapi karena cuaca sering hujan dan lembap, jadi banyak yang terserang penyakit,” ujar Sutarmin saat ditemui di lahannya.

Menurut dia, perubahan cuaca yang ekstrem dalam beberapa waktu terakhir membuat tanaman lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Akibatnya, hasil panen tidak maksimal.

Meski demikian, Sutarmin mengaku masih bersyukur karena sebelumnya sempat menikmati harga cabai yang tinggi di pasaran. 

Hasil panen saat harga melonjak tersebut membuatnya sudah menutup biaya produksi.

“Alhamdulillah kemarin sempat dapat harga bagus, jadi sudah balik modal,” katanya.

Para petani berharap kondisi cuaca segera membaik agar sisa tanaman yang masih bertahan dapat dipanen dan kerugian tidak semakin besar.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut