Perbaikan Pantura Kaligawe Semarang Dikebut, Siap Difungsikan H-10 Lebaran
UNGARAN, iNewsPantura.id – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jateng-DIY (BBPJN) mempercepat perbaikan jalan nasional, khususnya di jalur Pantura Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 berlangsung aman dan nyaman.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Jateng-DIY (BPJN) Moch Iqbal Tamher menyampaikan bahwa kesiapan jalur Lebaran di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ditargetkan tuntas hingga H-10 Idulfitri.
“Prioritas utama ada di Pantura, terutama wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang yang sempat viral karena kerusakan jalan dan kini sudah ditangani. Kemudian Kendal, serta Kaligawe di Semarang,” ujar Iqbal.
Dijelaskan penanganan proyek saat ini difokuskan pada ruas Jalan Raya Kaligawe atau jalur Pantura Semarang–Demak. Progres pekerjaan telah mencapai rigid beton sepanjang efektif 1.100 meter, dengan peninggian badan jalan sekitar 700 meter.
“Pengecoran rigid ke arah Demak sepanjang 700 meter, baik jalur cepat maupun jalur lambat, sudah mulai dilakukan. Kami targetkan pada 11 Maret 2026 atau H-10 Lebaran sudah dapat difungsikan,” jelasnya.
Pekerjaan lanjutan di ruas Pantura Demak–Semarang akan kembali dilanjutkan setelah Lebaran.
“Setelah Lebaran, sekitar H+10, pekerjaan akan kami lanjutkan ke arah Semarang. Mudah-mudahan akhir Maret atau awal April wilayah Kaligawe sudah bisa dilewati normal, baik arah Semarang maupun Demak,” katanya.
Menurutnya, segmen Kaligawe merupakan salah satu titik terpadat di Kota Semarang. Jalur ini menjadi urat nadi distribusi logistik dari Jakarta menuju Surabaya maupun sebaliknya, sekaligus dilintasi pengguna jalan dari Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
“Karena kepadatan lalu lintas sangat tinggi, akhirnya diputuskan target paling realistis adalah menyelesaikan peninggian 700 meter di jalur cepat dan jalur lambat agar bisa difungsikan pada 11 Maret atau H-10 Lebaran. Kami berharap arus mudik tahun ini bisa lebih baik dan semakin optimal dalam melayani masyarakat,” paparnya.
Sejak 10 Januari 2026, wajah Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang, perlahan berubah. Proyek peninggian badan jalan mulai dikerjakan sebagai langkah strategis mengatasi persoalan klasik yang selama ini menghantui jalur tersebut.
Kapolsek Genuk, Rismanto, menjelaskan bahwa pekerjaan itu bertujuan memperkuat kualitas sekaligus meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan nasional yang kerap dilanda genangan dan mengalami kerusakan.
Menurutnya, penanganan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi salah satu titik rawan di kawasan tersebut.
“Pekerjaan peninggian Jalan Raya Kaligawe akan dimulai dari arah Semarang menuju Demak, tepatnya dari ujung Tol Kaligawe sampai Traffic Light Terboyo,” kata Kompol Rismanto.
Editor : Eddie Prayitno