get app
inews
Aa Text
Read Next : Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Geger! Anak-anak Temukan Orok Bayi Perempuan dalam Kaleng Roti di Bawah Jembatan

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:40 WIB
header img
Polisi lakukan olah tempat kejadian penemuan orok bayi perempuan. (Foto: Istimewa).

UNGARAN, iNewsPantura.id– Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan orok bayi berjenis kelamin perempuan di bawah jembatan aliran sungai setempat, Senin (16/3/2026) pagi.

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, jasad bayi terbungkus kain pel dan dimasukkan ke dalam kaleng bekas roti.

Kapolsek Ungaran Barat, Kompol Sugiyarta SH MH mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 10.13 WIB. Penemuan bermula saat sejumlah anak kampung yang sedang bermain di sekitar sungai melihat bungkusan mencurigakan di bawah jembatan.

“Anak-anak yang sedang bermain di sekitar aliran sungai melihat sebuah bungkusan mencurigakan. Setelah dibuka, di dalamnya terdapat kaleng bekas roti yang berisi orok bayi perempuan,” ujar Sugiyarta di lokasi kejadian.

Mengetahui temuan tersebut, anak-anak segera memberitahukan kepada warga sekitar, Restu Handayani (34). Restu kemudian mengajak tetangganya, Moh Roni (61), untuk mendatangi lokasi dan memastikan isi bungkusan tersebut.

Setelah diperiksa, keduanya memastikan bahwa bungkusan itu berisi jasad bayi perempuan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ungaran Barat. Mendapat laporan warga, Kapolsek Ungaran Barat bersama personel piket, Unit Reskrim, serta SPKT langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Semarang dan tenaga medis guna memastikan kondisi korban,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis awal yang dilakukan dokter Aam Amaliaya bersama bidan Desa Jetis, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan usia kandungan diperkirakan sekitar 7 hingga 8 bulan dan berat sekitar 2 kilogram.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena lahir dalam kondisi prematur. Diperkirakan bayi tersebut sudah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan warga,” ungkap Sugiyarta.

Selanjutnya, petugas mengevakuasi jasad bayi tersebut dan membawanya ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap pihak yang diduga membuang bayi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini,” pungkasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut