get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertama di Indonesia, Semarang Luncurkan Pharma City, Integrasikan 446 Apotek dalam Satu Aplikasi

Sensus Ekonomi 2026 Dikebut, Agustina Ajak Warga Berikan Data dengan Benar

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:30 WIB
header img
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak warga menerima petugas BPS karena data dijamin aman dan rahasia. Foto : iNewsPantura.id/ Dimas Yuli

SEMARANG, iNewsPantura.id – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengajak seluruh warga mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan data yang benar. Ajakan tersebut disampaikan usai dirinya mengikuti pendataan langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor Wali Kota Semarang. 

Dalam kesempatan itu, Agustina mengaku proses pendataan berlangsung cepat dan mudah. Ia juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh data yang diberikan dijamin kerahasiaannya.

"Saya sudah ditanya-tanya banyak hal ya, dan lancar, enggak lama kok. Dan menurut Mbak Dini data kita dijamin kerahasiaannya, benar enggak, Mbak?" ujar Agustina.

Petugas sensus pun menegaskan bahwa seluruh data responden dijamin aman dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Usai mengikuti pendataan, Agustina memimpin Rapat Percepatan Sensus Ekonomi 2026 bersama Sekretaris Daerah, para asisten, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kota Semarang di Balai Kota Semarang.

Rapat tersebut membahas berbagai kendala di lapangan sekaligus mengevaluasi capaian pendataan yang hingga kini baru mencapai sekitar 38 persen.

Agustina menepis anggapan yang mengaitkan sensus ekonomi dengan pemeriksaan perpajakan. Menurutnya, Sensus Ekonomi dan pemutakhiran data pajak merupakan dua kegiatan yang berbeda.

"Sensus ini tidak berkaitan dengan apa pun. Kalau ada kabar bahwa habis didatangi petugas sensus kemudian didatangi petugas pajak, itu hanya berbarengan. Pemutakhiran data pajak oleh Bapenda sejak Mei merupakan proses pembaruan data yang berjalan terpisah dari Sensus Ekonomi," tegasnya.

Ia juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi petugas di lapangan, mulai dari keraguan warga memberikan data hingga sulitnya akses ke kawasan perumahan elite dan area industri.

Untuk mempercepat pendataan yang ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026, Pemerintah Kota Semarang tengah mengkaji pemberian apresiasi bagi kecamatan dengan capaian pendataan tertinggi.

Agustina kembali mengimbau masyarakat agar tidak menolak kedatangan petugas sensus karena hasil pendataan akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi nasional.

"Jangan takut ya nanti kalau ada petugas sensus yang datang ke tempat warga. Mari kita dukung karena ini penting untuk mengambil kebijakan ekonomi pemerintah pusat," katanya.

Sebagai langkah percepatan, Agustina menginstruksikan seluruh camat memperkuat koordinasi hingga tingkat kelurahan, RT, dan RW guna mendukung kelancaran pendataan.

Pemerintah Kota Semarang juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data. BPS menjamin seluruh informasi yang diinput petugas langsung terkunci dalam sistem dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut