get app
inews
Aa Text
Read Next : Terima Visitasi PKN LAN RI, Bupati Paparkan Lompatan Ekonomi dan Investasi Kendal

Diduga Terpeleset di Kebun Tepi Sungai, Lansia Kumpulrejo Hilang di Bodri

Senin, 11 Mei 2026 | 10:26 WIB
header img
Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet melakuakan penyisiran di sungai Bodri. (Foto: Eddie Prayitno/iNews).

KENDAL,iNewsPantura.id – Seorang lansia warga Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, dilaporkan hilang dan diduga hanyut di Sungai Bodri setelah berpamitan pergi ke kebun miliknya yang berada di bantaran sungai. Korban diketahui bernama Kasdi (73).

Hilangnya korban pertama kali diketahui keluarga pada Minggu 10 Mei 2026 sore. Korban sebelumnya keluar rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk pergi ke kebun seperti aktivitas biasanya. Namun hingga sore hari korban belum kembali.

Merasa khawatir, anak korban bernama Solikun berusaha mencari ayahnya ke lokasi kebun di pinggir Sungai Bodri. Saat dilakukan pencarian, korban tidak ditemukan. Di lokasi hanya terdapat bibit tanaman serta sabit yang biasa digunakan korban bekerja di kebun.

Kapolsek Patebon AKP Rozikin mengatakan keluarga dan warga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya melapor kepada pemerintah desa dan kepolisian.

“Korban pergi ke kebun sejak pagi, tetapi sampai sore belum pulang. Saat dicari ke lokasi, korban tidak ditemukan dan hanya ada alat kerja miliknya di kebun,” jelas AKP Rozikin, Senin 11 Mei 2026.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan tim pencarian gabungan yang melibatkan Polsek Patebon, Satpolair Polres Kendal, BPBD Kendal, PMI Kendal serta LPBI PCNU Kendal.

Tim langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban diduga jatuh dan hanyut di Sungai Bodri. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai hingga petang, namun belum membuahkan hasil.

Menurut Kapolsek, kondisi arus sungai dan area bantaran yang licin menjadi kendala tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, tim gabungan tetap melanjutkan operasi pencarian pada Senin pagi.

Dua perahu karet diterjunkan untuk menyisir aliran sungai ke arah utara dari titik awal korban diduga hilang. Selain itu, sejumlah personel juga melakukan pencarian darat di sepanjang tanggul Sungai Bodri guna memperluas area penyisiran.

Petugas berharap korban segera ditemukan dan masyarakat diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban di sekitar aliran Sungai Bodri.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut