get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Pemuda Plantungan Gelar Razia Kamar Warga Binaan

KIK Jadi Magnet Tenaga Kerja Lokal, Warga Kendal Kini Tak Perlu Jauh Merantau

Senin, 27 Juli 2026 | 18:48 WIB
header img
Kegiatan job fair yang dilaksanakan pemerintah kabupaten kendal. (Foto: Eddie Prayitno/iNews).

KENDAL,iNewsPantura.id – Berkembangnya Kawasan Industri Kendal (KIK) tidak hanya menghadirkan investasi dan pertumbuhan ekonomi bagi Kabupaten Kendal, tetapi juga mengubah peta ketenagakerjaan di daerah tersebut.

Jika sebelumnya bekerja ke luar negeri menjadi pilihan utama sebagian masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup, kini ribuan warga lebih memilih bekerja di kampung halaman.

Perubahan tersebut tercermin dari menurunnya angka pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kendal sepanjang tahun 2026.

Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Kendal mencatat, hingga semester kedua tahun ini jumlah PMI yang diberangkatkan ke luar negeri mencapai 1.500 orang, turun lebih dari 50 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3.500 orang.

Kepala Disperinaker Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri mengatakan, keberadaan KIK menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan angka PMI tersebut. Semakin banyaknya perusahaan yang berdiri dan memprioritaskan tenaga kerja lokal membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pekerjaan tanpa harus merantau ke luar negeri.

"Dampak KIK cukup besar. Saat ini peluang kerja di Kendal semakin tinggi sehingga masyarakat lebih memilih bekerja di perusahaan yang ada di Kendal," ujarnya.

Menurutnya, negara tujuan PMI asal Kendal masih didominasi Hongkong, Taiwan, Malaysia dan Jepang dengan mayoritas pekerja perempuan. Namun, tren tersebut mulai mengalami perubahan seiring berkembangnya sektor industri di Kabupaten Kendal.

Tak hanya membuka peluang kerja, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disperinaker juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan di KIK agar lulusan sekolah memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

"Kami juga memberikan berbagai pelatihan bagi pencari kerja dan sudah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di KIK," katanya.

Besarnya kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri juga terlihat dalam gelaran Job Fair yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kendal dalam rangka Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal. Dari total 30 perusahaan peserta, sebanyak 12 perusahaan berasal dari KIK dan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

Peluang tersebut dimanfaatkan oleh banyak pencari kerja muda. Naziroh, lulusan MAN Kendal tahun 2025 asal Kecamatan Cepiring misalnya, memilih melamar pekerjaan di tiga perusahaan yang berada di KIK karena dinilai lebih dekat dengan rumah dan memiliki prospek yang baik.

"Karena dekat dengan rumah dan banyak teman yang sudah bekerja di sana. Semoga ada yang menerima," ujarnya.

Hal senada disampaikan Rindiani, lulusan SMAN 1 Kendal asal Langenharjo. Ia berharap keberadaan kawasan industri mampu menjadi jalan baginya untuk membantu perekonomian keluarga tanpa harus bekerja jauh dari kampung halaman.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KIK Kendal, Juliani Kusumaningrum mengungkapkan hingga saat ini terdapat 143 perusahaan yang telah berinvestasi di KIK. Sebanyak 62 perusahaan telah beroperasi dan 31 perusahaan sedang dalam tahap konstruksi.

Pesatnya perkembangan investasi tersebut turut berdampak pada meningkatnya penyerapan tenaga kerja lokal yang kini telah mencapai puluhan ribu orang. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan KIK tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Kendal untuk memperoleh pekerjaan yang layak di daerahnya sendiri.

Kini, bekerja di luar negeri bukan lagi satu-satunya pilihan. Bagi banyak warga Kendal, kesempatan membangun masa depan justru hadir semakin dekat, di kampung halaman mereka sendiri.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut