Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kreatif! Ibu-Ibu PKK Jatiwangsan Sulap Limbah Jadi Produk Bernilai
Advertisement . Scroll to see content

Bank Indonesia Tegal Gandeng PKK, Perkuat Perempuan Lawan Kejahatan Digital dan Jaga Rupiah

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:51 WIB
  • author Yunibar
Bank Indonesia Tegal Gandeng PKK, Perkuat Perempuan Lawan Kejahatan Digital dan Jaga Rupiah
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Gadis Dedy Yon. (Foto: Istimewa).

TEGAL, iNewsPantura - Perempuan, khususnya ibu rumah tangga, dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga hingga memperkuat ketahanan ekonomi nasional. 

Berangkat dari hal itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Tegal menggelar edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta Perlindungan Konsumen (PeKA). 

Kegiatan yang melibatkan sekitar 200 anggota PKK se-Kota Tegal itu bukan sekadar sosialisasi biasa. Peserta juga didorong untuk lebih bijak dalam berbelanja dengan mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan, memilih produk lokal, serta mengelola pengeluaran secara terencana.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu mengendalikan tekanan inflasi dari sisi konsumsi rumah tangga. 

"Harapan kami para anggota PKK Kota Tegal dapat memahami pentingnya cinta bangga paham rupiah, sehingga menjadikan keluarga bijak secara finansial," kata Gadis Dedy Yon, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal dalam sambutannya.

Di tengah maraknya transaksi digital dan meningkatnya modus penipuan keuangan, Bank Indonesia menilai masyarakat perlu dibekali kemampuan mengenali keaslian uang, memahami pengelolaan keuangan keluarga, hingga mewaspadai berbagai bentuk kejahatan digital. 

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala menyebut ancaman baru di era pembayaran digital. Semakin luasnya penggunaan transaksi non tunai turut diiringi meningkatnya ragam penipuan dan kejahatan digital yang menyasar masyarakat, terutama kelompok ibu rumah tangga yang aktif melakukan transaksi harian.

"Melalui skema training of trainers (ToT), para anggota PKK akan dibekali pengetahuan untuk diteruskan kembali ke masyarakat di lingkungan masing-masing. Strategi ini dipilih karena PKK dianggap memiliki jaringan paling dekat dengan keluarga dan komunitas akar rumput," pungkas Bimala.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih sadar pentingnya menjaga Rupiah, cerdas bertransaksi, sekaligus lebih tangguh menghadapi ancaman kejahatan finansial digital yang terus berkembang.

Editor: Yunibar SP

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut