Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Remaja Hilang Saat Latihan Dayung di Sungai Penggarit Pemalang, Tim SAR Lakukan Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Dua Pelajar Pemalang Hilang Saat Latihan Dayung Ditemukan Meninggal di Lokasi Berbeda

Senin, 25 Mei 2026 | 13:44 WIB
  • author Suryo Sukarno
Dua Pelajar Pemalang Hilang Saat Latihan Dayung Ditemukan Meninggal di Lokasi Berbeda
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dua pelajar asal Desa Saradan, Pemalang, yang hilang saat latihan dayung hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di lokasi berbeda. (Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S).

PEMALANG, iNewsPantura.id – Dua remaja asal Desa Saradan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang yang sebelumnya dilaporkan hilang usai latihan dayung di kawasan Sungai Penggarit, Kecamatan Taman, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (25/5/2026).

Kedua korban diketahui bernama Alfi (16) dan Alif (16), pelajar kelas 10 SMA PGRI 2 Pemalang. Keduanya berangkat untuk latihan dayung pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB tanpa didampingi pelatih maupun pendamping.

Kapolsek Taman Iptu Widik Triatno mengatakan kedua korban diketahui berangkat menuju kawasan Sungai Laes di wilayah Penggarit untuk latihan dayung. Namun hingga malam hari keduanya tak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

"Korban merupakan siswa SMA PGRI 2 Pemalang kelas 10. Mereka berangkat latihan tanpa pendamping maupun pelatih," ujarnya.
Penjaga Benowo Park sebelumnya mengaku melihat dua remaja sedang melakukan latihan dayung di lokasi tersebut pada Sabtu sore.

Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo membenarkan adanya laporan hilangnya kedua remaja tersebut. Menurutnya, keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri sebelum berkoordinasi dengan pihak terkait.

Dari hasil pengecekan di lokasi, kendaraan milik salah satu korban diketahui masih terparkir di kawasan Benowo. Selain itu, perahu kayak dan dayung yang digunakan korban juga tidak ditemukan di tempat penyimpanan peralatan.

Kepala Desa Saradan, Herry Kuswadiyono mengatakan keluarga dan warga mulai melakukan pencarian sejak Sabtu malam setelah kedua remaja tidak pulang ke rumah.

"Dari Sabtu malam keluarga sudah mencari. Kemudian dilakukan pencarian bersama hingga Minggu dan Senin, sampai akhirnya keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Korban pertama, Alif (16), ditemukan pada Senin pagi di dekat pintu air. Sementara Alfi (16) ditemukan beberapa jam kemudian sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian.

Sebelumnya tim SAR gabungan, relawan, dan warga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai serta sejumlah titik yang diduga menjadi jalur latihan kedua korban.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut