Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said Masuk 20 Besar Survei Kepemimpinan Nasional SMRC
Advertisement . Scroll to see content

Stok Pupuk Bersubsidi 1.600 Ton untuk Kabupaten Tegal Aman, Harga Dijamin Tak Naik hingga Akhir 2026

Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:33 WIB
  • author Yunibar
Stok Pupuk Bersubsidi 1.600 Ton untuk Kabupaten Tegal Aman, Harga Dijamin Tak Naik hingga Akhir 2026
Regional CEO 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan Fahrurrazi saat melakukan pemantaun ketersideian pupuk bersubdisi di gudang Sidaharja, Kabupaten Tegal.

TEGAL, iNewsPantura — Ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten dan Kota Tegal dipastikan dalam kondisi aman. Stok yang tersedia di gudang saat ini mencapai 1.600 ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan petani dalam beberapa minggu ke depan.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Ihwan Fahrurrazi saat melakukan pemantauan di gudang pupuk Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Kamis (04/06/2026).

“Stok yang ada di gudang ini sekitar 1.600 ton, ini bisa mencukupi dua minggu bahkan sampai tiga minggu ke depan. Artinya ini dalam posisi yang sangat aman,” ujarnya.

Selain memastikan stok, pihaknya juga menjamin stabilitas harga pupuk bersubsidi hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kepastian bagi petani dalam menghadapi musim tanam.

“Untuk 2026 kami menjamin tidak ada kenaikan harga. Petani tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Ia menjelaskan, harga pupuk tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp90.000 untuk urea dan Rp92.000 untuk NPK per zak isi 50 kilogram.

“Harga tersebut tidak boleh dilampaui di kios. Petani harus mendapatkan pupuk sesuai HET,” tambahnya.

Dengan jaminan stok yang aman serta harga yang stabil, pemerintah berharap petani dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas pertanian tanpa terbebani lonjakan biaya produksi, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

 

Editor: Yunibar SP

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut