Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Posyandu di Talang Tegal Layani Ibu dan Balita, Targetkan 2.800 Penerima Manfaat
Advertisement . Scroll to see content

Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said Masuk 20 Besar Survei Kepemimpinan Nasional SMRC

Senin, 19 Oktober 2026 | 07:07 WIB
  • author Yunibar
Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said Masuk 20 Besar Survei Kepemimpinan Nasional SMRC
Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, saat memberikan kuliah umum.

TEGAL, iNewsPantura – Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said, masuk dalam 20 besar tokoh nasional dengan kualitas kepemimpinan demokratik-transformatif berdasarkan studi opinion leaders yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam survei tersebut, Sudirman Said menempati peringkat ke-17 dari 31 tokoh nasional yang dinilai, dengan skor rata-rata 6,3 pada skala 0–10.

Hasil studi ini menempatkan Sudirman Said di antara sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari politikus, akademisi, mantan pejabat negara hingga aktivis.

Sudirman Said dikenal pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia periode 2014–2016. Saat ini, ia memimpin Universitas Harkat Negeri, perguruan tinggi yang berlokasi di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menjelaskan bahwa studi tersebut dilakukan untuk menilai kualitas kepemimpinan sejumlah tokoh nasional menjelang Pemilu 2029.

“Itu temuan kami dari studi opinion leader ini tentang kualitas kepemimpinan nasional demokratik transformatif menjelang 2029,” kata Saiful yang juga Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta dalam keterangan yang diterima, Senin (19/10/2026)

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, meliputi kompetensi, empati, integritas, akseptabilitas, sikap pluralis-inklusif, kemampuan memimpin, komitmen terhadap demokrasi dan kesejahteraan umum, profesionalisme angkatan bersenjata dan kepolisian, serta politik luar negeri bebas aktif.

Aspek-aspek tersebut kemudian diolah menjadi skor rata-rata untuk masing-masing tokoh.

Dalam daftar yang dirilis SMRC, Mahfud MD menempati posisi teratas dengan skor 7,6. Posisi berikutnya ditempati Basuki Tjahaja Purnama, Anies Baswedan, Dedi Mulyadi, Zainal Arifin Mochtar, dan Pramono Anung Wibowo, yang masing-masing memperoleh skor 7,0.

Sementara itu, Sudirman Said memperoleh skor 6,3, sama dengan Sukidi yang berada di peringkat ke-18.

Di bawah Sudirman Said, terdapat Yusril Ihza Mahendra dengan skor 6,0 dan Ubedilah Badrun serta Andika Perkasa yang masing-masing memperoleh skor 5,9.

Studi tersebut melibatkan 200 opinion leaders, terdiri atas 166 akademisi atau ilmuwan dari berbagai bidang dan 34 jurnalis. Sebanyak 149 responden bersedia namanya dipublikasikan sebagai responden atau penilai.

Responden dipilih menggunakan metode snowballing dengan menelusuri media massa nasional dan daerah. SMRC menjelaskan bahwa responden berasal dari kalangan yang dinilai memiliki pengetahuan terhadap seluruh tokoh yang dibandingkan agar penilaian dapat dilakukan secara setara.

Karena responden tidak dipilih secara acak dari populasi opinion leaders, SMRC menegaskan bahwa hasil studi ini lebih bersifat deskriptif daripada inferensial.

Di Universitas Harkat Negeri, pengalaman Sudirman Said di tingkat nasional menjadi salah satu modal dalam mengembangkan pendidikan tinggi terapan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Pendekatan pendidikan yang dikembangkan kampus tidak hanya menitikberatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi.

Pengalaman di tingkat nasional juga berpotensi memperluas wawasan mahasiswa melalui penguatan jejaring profesional, kemitraan strategis, dan hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.

Di bawah kepemimpinannya, Universitas Harkat Negeri juga meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif Skema Insentif pada Klaster V dalam PKM Award Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun 2026.

Masuknya Sudirman Said dalam 20 besar penilaian kualitas kepemimpinan nasional tersebut menjadi bagian dari gambaran penilaian para opinion leaders terhadap sejumlah tokoh menjelang 2029. Hasil ini sekaligus menempatkan rektor perguruan tinggi asal Kota Tegal itu dalam daftar tokoh yang dinilai memiliki kualitas kepemimpinan demokratik-transformatif.

 

Editor: Yunibar SP

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut