get app
inews
Aa Text
Read Next : Kendal Open Fair 2026 Jadi Magnet Ekonomi dan Kebersamaan, Kunjungan Naik 21,3 Persen

Warga Temukan Mayat Perempuan di Selokan Arteri Weleri, Polisi Telusuri Identitas Korban

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:40 WIB
header img
Evakuasi mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di jalan lingkar weleri. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Misteri penemuan sesosok mayat perempuan di selokan pinggir Jalan Arteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, masih menjadi perhatian polisi. Korban ditemukan tanpa identitas dan hingga kini belum diketahui siapa keluarganya.

Mayat perempuan tersebut ditemukan Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan kartu identitas maupun barang yang dapat menunjukkan jati dirinya.

Penemuan bermula ketika seorang sopir truk yang melintas di Jalan Arteri Weleri melihat keberadaan tubuh korban di selokan. Sopir tersebut kemudian memberitahukan kepada pedagang angkringan yang berada di bahu jalan sebelum kejadian itu dilaporkan ke Polsek Weleri.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Tim Inafis juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Weleri, IPDA Agus Effendi, mengatakan korban diperkirakan sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

“Di sekitar lokasi kami tidak menemukan identitas korban. Kondisi wajah sudah mulai membusuk, diperkirakan meninggal sekitar empat hari lalu,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 30 tahun. Korban memiliki ciri-ciri rambut panjang, mengenakan kaus bergaris warna putih dan merah muda, sweater warna coklat, serta celana panjang jeans warna biru.

Usai dilakukan pemeriksaan di lokasi, jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia.

Polisi juga masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari barang-barang milik korban yang dapat menjadi petunjuk proses penyelidikan.

“Kami masih menyisir TKP untuk mencari barang bukti lainnya. Kasus ini sementara ditangani Polsek Weleri dan Polres Kendal,” ujar Agus.

Polisi mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Weleri atau Polres Kendal. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut