Bukan Sekadar Kompetisi, Pelajar Semarang Jadi Penggerak Budaya Tertib Berlalu Lintas
SEMARANG,iNewsPantura.id - Kreativitas dan kepedulian generasi muda terhadap keselamatan berlalu lintas kembali mendapat ruang untuk berkembang. Melalui Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Semarang Tahun 2026, pelajar bisa menuangkan ide, gagasan, dan inovasi kreatif dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.
Tak hanya berkompetisi, para peserta juga menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan keselamatan di jalan raya.
Berbagai karya inovatif dipresentasikan pada babak final kompetisi yang diadakan Dinas Perhubungan Kota Semarang. Mulai dari rancangan fitur aplikasi digital untuk pelaporan kondisi lalu lintas secara cepat hingga permainan edukatif berbasis board game.
Permainan edukatif bertajuk “Rem, Gas, Jalan!” yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini sekaligus mencetak generasi pelopor yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Untuk memastikan kualitas dan objektivitas penilaian, Dishub Kota Semarang melibatkan dewan juri dari berbagai instansi terkait, yakni Satlantas Polrestabes Semarang, Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, serta Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Setelah melalui tahapan seleksi dan penilaian yang ketat, dewan juri menetapkan tiga pelajar terbaik sebagai pemenang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kota Semarang Tahun 2026. Juara I diraih Kirana Putri Faisa dari SMA Negeri 7 Semarang, Juara II Galuh Anindya Maharani dari SMA Negeri 4 Semarang, dan Juara III Kisnaya Syawalbil Qurmanisa dari SMA Negeri 9 Semarang.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, R. Ambar Prasetyo, S.E., mengapresiasi antusiasme dan kualitas gagasan yang ditampilkan para peserta.
"Kami sangat mengapresiasi karya-karya inovatif yang lahir dari pemikiran kritis para pelajar. Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Mereka bukan hanya pengguna jalan, tetapi juga pelopor yang dapat mengedukasi teman sebaya, keluarga, dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya keselamatan berkendara," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Semarang berharap para pemenang dapat terus mengembangkan inovasi yang telah diciptakan sekaligus menjadi duta keselamatan berlalu lintas yang mampu menginspirasi masyarakat luas. Selain itu, para juara akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Semarang pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga tingkat nasional.
Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan generasi muda mampu melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya keselamatan lalu lintas yang berkelanjutan di Kota Semarang.
Editor : Eddie Prayitno