Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kelompok Tani Sendangdalem Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Pertanian Lahan Kering
Advertisement . Scroll to see content

Sampah Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi, Upaya Dorong Ciptakan Produk Kreatif

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51 WIB
  • author Joe Hartoyo
Sampah Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi, Upaya Dorong Ciptakan Produk Kreatif
Ibu-ibu menunjukan hasil olahan kerajinan dari sampah. dokumen

KEBUMEN, iNewsPantura.id – Tumpukan limbah sampah yang kerap ditemukan di pesisir Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, kini mulai berubah menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) menghadirkan inovasi dengan mengolah limbah pesisir menjadi produk kerajinan eco craft yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai jual.

Puluhan mahasiswa UMP memberikan pelatihan kepada ibu-ibu di Desa Karangbolong untuk memanfaatkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di kawasan pantai. Limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, diolah menjadi berbagai produk kreatif seperti gantungan kunci, bunga hias, hingga dekorasi meja.

Mahasiswa UMP Purworejo, Zahrotun Nafiah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan sekaligus upaya mendorong masyarakat pesisir agar mampu menciptakan peluang usaha dari potensi yang ada di sekitar mereka.

“Kami ingin menunjukkan bahwa limbah pantai tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga dapat diolah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi menjadi oleh-oleh khas daerah wisata,” ujar Zahrotun.

Menurutnya, pemanfaatan limbah pesisir sengaja dilakukan bersama masyarakat agar inovasi yang dibuat tidak berhenti sebagai program pelatihan, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan.

Selain mengurangi persoalan sampah di kawasan pantai, hasil kerajinan tersebut dinilai memiliki peluang untuk mendukung sektor wisata melalui produk lokal khas Karangbolong.

Dosen pembimbing kegiatan, Isnaeni Maryam, M.Pd., menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan dorongan agar mampu mengolah sumber daya lokal menjadi sesuatu yang memiliki manfaat lebih besar.

“Kemandirian ekonomi dapat dibangun melalui pengelolaan sumber daya lokal secara kreatif dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha berbasis kerajinan eco craft dari limbah pesisir,” jelas Isnaeni.

Ia berharap keterampilan yang diberikan mahasiswa dapat menjadi bekal bagi warga untuk menciptakan produk secara mandiri, sehingga keberadaan sampah tidak lagi hanya dipandang sebagai persoalan, tetapi juga sebagai peluang.

Salah satu peserta pelatihan, Regita, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, sebelumnya sampah yang ditemukan di sekitar pantai hanya dianggap sebagai limbah, namun kini dapat diolah menjadi kerajinan yang menarik.

“Kami jadi tahu bagaimana memanfaatkan sampah yang ada di sekitar pantai menjadi kerajinan yang cantik dan bisa dijual. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui program PPK Ormawa tersebut, mahasiswa UMP tidak hanya mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan pesisir, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Limbah yang sebelumnya menjadi persoalan lingkungan kini mulai memiliki nilai baru, menjadi produk kerajinan yang berpotensi mendukung perekonomian warga sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata Pantai Karangbolong.

 

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut