Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Waktunya Indonesia Berbuka, Paket Buka Puasa di Rooms Inc Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Efek Samping Sering Makan Gorengan saat Buka Puasa

Jum'at, 15 April 2022 | 13:21 WIB
  • author Nanang Sulaeman
Waspada Efek Samping Sering Makan Gorengan saat Buka Puasa
Waspada Efek Samping Sering Makan Gorengan saat Buka Puasa (Foto: Freepic)

Beberapa penelitian pada orang dewasa menemukan hubungan antara makan gorengan dan risiko penyakit kronis. Umumnya, makan banyak gorengan terkait dengan risiko lebih besar terkena penyakit mulai dari diabetes tipe 2, jantung hingga obesitas karena gorengan mengandung lemak trans tinggi, yang berhubungan dengan peningkatan risiko banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, kanker, diabetes, dan obesitas.

Dikutip dari Webmd, Leah Cahill, PhD, asisten profesor di Universitas Dalhousie menyebutkan, risiko ini muncul karena proses penggorengan itu sendiri. "Makanan yang digoreng bisa mempengaruhi risiko penyakit, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Proses menggoreng mengubah kualitas dan meningkatkan kandungan kalori makanan,” ujar Leah.

2. Memicu penyakit jantung

Dua studi penelitian menunjukkan kalau semakin sering orang mengonsumsi gorengan, semakin besar juga risiko terkena penyakit jantung. Sebab, mengonsumsi makanan yang digoreng bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, rendahnya kolesterol baik (HDL), hingga obesitas yang mana ini semua faktor pemicu seseorang terkena penyakit jantung.

3. Obesitas

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut