get app
inews
Aa Text
Read Next : Festival Layang-Layang Nasional & Expo UMKM Di Purworejo, Magnet Baru Wisata dan Ekonomi

Festival Layang-Layang Ketawang, Perputaran Ekonomi Diperkirakan Tembus Miliaran Rupiah

Senin, 06 Juli 2026 | 09:15 WIB
header img
Wabup Purworejo saat membuka festival layang-layang. dokumen

PURWOREJO,iNewsPantura.id – Langit Pantai Ketawang, Kecamatan Grabag, dipenuhi aneka layang-layang berwarna-warni dalam Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026.

Tak hanya menyuguhkan atraksi udara yang memikat, agenda tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Purworejo itu juga memberikan dampak nyata terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Festival yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 tersebut sukses menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-10, Festival Layang-Layang Ketawang terus menunjukkan tren positif dengan meningkatnya jumlah peserta maupun wisatawan yang datang setiap tahunnya.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, mengatakan festival ini telah berkembang menjadi salah satu agenda wisata unggulan yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar Pantai Ketawang.

"Kami memperkirakan perputaran ekonomi selama penyelenggaraan festival mencapai miliaran rupiah. Dampaknya dirasakan oleh pelaku UMKM, pedagang, pelaku usaha kuliner, penginapan hingga sektor jasa yang melayani wisatawan," kata Dion saat menghadiri penutupan festival, Minggu (5/7/2026).

Ia berharap kegiatan serupa terus dipertahankan dan dikembangkan karena terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Dion hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo, Raja Thifal Mazaya Izzati, untuk menyaksikan puncak festival yang berlangsung meriah dengan ribuan pengunjung memenuhi kawasan Pantai Ketawang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempromosikan potensi wisata Pantai Ketawang kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Festival Layang-Layang Ketawang juga menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus wadah kreativitas para pegiat layang-layang.

"Melalui festival ini kami ingin Pantai Ketawang tidak hanya dikenal karena keindahan pantainya, tetapi juga sebagai destinasi yang memiliki event berkualitas, mampu menarik wisatawan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Tahun ini jumlah peserta kembali meningkat. Sebanyak 27 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian, ditambah empat peserta dari mancanegara yang turut meramaikan festival. Kehadiran peserta internasional menunjukkan Festival Layang-Layang Ketawang semakin dikenal di kalangan komunitas layang-layang dunia.

"Antusiasme pengunjung sangat tinggi sejak hari pertama. Ini menjadi bukti bahwa festival ini telah menjadi agenda yang dinanti masyarakat sekaligus memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan Kabupaten Purworejo," pungkas Bangun.

Dengan perpaduan atraksi budaya, panorama Pantai Ketawang, serta geliat ekonomi yang tercipta, Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda wisata andalan yang mampu memperkuat citra Purworejo sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan alam.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut