get app
inews
Aa Text
Read Next : Wamendikdasmen Tekankan Literasi Digital dan Sekolah Ramah Siswa

Sekolah Kenalkan Lingkungan Belajar dengan Konsep Bilingual Sejak Hari Pertama

Minggu, 12 Juli 2026 | 15:11 WIB
header img
Penerimaan siswa baru SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga. dokumen

SALATIGA, iNewsPantura.id – Pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru tidak lagi sebatas memperkenalkan tata tertib maupun fasilitas pendidikan. SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga memilih menghadirkan konsep bilingual dalam kegiatan Awalussanah yang diikuti 42 siswa baru di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Sekretariat DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7).

Sejak pembukaan kegiatan, kepala sekolah, guru, pembawa acara hingga perwakilan siswa menyampaikan sambutan dan materi menggunakan Bahasa Inggris yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Pola tersebut menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang mulai dikenalkan kepada peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

Kepala SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Sutomo M.Ag, mengatakan Awalussanah menjadi tahapan penting untuk membangun kesamaan persepsi antara sekolah, siswa, dan orang tua mengenai proses pendidikan yang akan dijalani selama tiga tahun ke depan.

Menurutnya, pengenalan lingkungan sekolah tidak hanya bertujuan membantu siswa beradaptasi, tetapi juga mengenalkan budaya belajar yang akan diterapkan di sekolah.

"Visi kami adalah unggul dan berprestasi di bidang sains, teknologi, berakhlak mulia, humaniora, serta memiliki keterampilan global berdasarkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits," ujar Sutomo.

Ia menjelaskan, selain menerapkan pembelajaran sepanjang hari atau full day school, sekolah juga melakukan pemetaan bakat dan minat peserta didik sebagai dasar pengembangan potensi akademik maupun nonakademik.

Di sisi lain, budaya riset dan literasi juga mulai diperkenalkan kepada siswa sejak awal masa pendidikan. Salah satu contoh kegiatan yang pernah dilakukan adalah penelitian sederhana mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami untuk pembuatan sabun.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kota Salatiga, Dr. Sugiman M.Si, menilai hadirnya SMA Sainstek Ahmad Dahlan menambah pilihan lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah di Kota Salatiga yang kini mencakup jenjang sekolah dasar hingga menengah atas.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut sekolah tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya pikir kritis, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi dalam lingkungan global.

"Perubahan zaman menuntut dunia pendidikan menyiapkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter," katanya.

Konsep bilingual yang diterapkan selama kegiatan Awalussanah menjadi salah satu gambaran perubahan pendekatan pembelajaran yang mulai banyak diterapkan sejumlah sekolah. Selain membangun rasa percaya diri siswa dalam berkomunikasi, penggunaan dua bahasa juga menjadi bagian dari upaya memperluas kompetensi peserta didik menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di masa mendatang.

Meski demikian, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah tetap mengedepankan tujuan utamanya, yakni membantu siswa baru mengenal budaya sekolah, memahami aturan yang berlaku, serta membangun hubungan yang baik dengan guru maupun sesama peserta didik sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut