Rumah Warga Kebumen Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Juta
KEBUMEN,iNewsPantura.id – Sebuah rumah milik Ponco Destian di Dukuh Pejarakan RT 04 RW 01, Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, terbakar pada Sabtu (11/7/2026) malam. Kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik setelah instalasi di rumah tersebut beberapa kali mengalami gangguan sejak sore hari.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab munculnya api.
"Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Minggu (12/7/2026).
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 19.45 WIB. Seorang warga yang melintas melihat kobaran api muncul dari dalam rumah milik korban. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga masyarakat sekitar berdatangan untuk membantu.
Kejadian itu segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Buayan sekitar pukul 20.00 WIB. Tak lama berselang, personel Polsek Buayan bersama anggota TNI, perangkat desa, petugas PLN, serta tim Pemadam Kebakaran Gombong tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan area kebakaran.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, api membakar bagian dalam rumah. Sebuah ranjang kayu di kamar habis dilalap si jago merah. Sementara itu, kompor gas beserta regulator yang berada di dapur berhasil diselamatkan sehingga tidak memicu ledakan yang lebih besar.
Petugas juga menemukan meteran listrik dalam kondisi normal saat dilakukan pemeriksaan setelah api berhasil dipadamkan. Meski demikian, dugaan sementara tetap mengarah pada hubungan arus pendek pada instalasi listrik di dalam rumah.
Selain merusak sebagian bangunan, kebakaran turut menghanguskan sejumlah surat berharga serta uang tunai sekitar Rp4 juta yang disimpan di dalam rumah. Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, mendata kerugian, dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gangguan pada instalasi listrik di rumah. Menurutnya, kondisi listrik yang sering anjlok atau trip dapat menjadi tanda adanya masalah pada jaringan listrik yang berpotensi memicu kebakaran apabila tidak segera diperiksa oleh teknisi yang berkompeten.
"Kami mengimbau masyarakat segera memeriksa instalasi listrik apabila mengalami gangguan berulang. Langkah sederhana ini dapat mencegah risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar," pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno