get app
inews
Aa Text
Read Next : Wali Murid Tolak Penggabungan SDN Plantaran 3, Khawatir Ganggu Psikologis Anak

Wamendikdasmen Tekankan Literasi Digital dan Sekolah Ramah Siswa

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:54 WIB
header img
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq. Eddie prayitno/iNews

KENDAL,iNewsPantura.id – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 akan dimulai secara serentak pada 13 Juli 2026. Selain mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, pelaksanaan MPLS tahun ini juga akan diisi materi penguatan karakter dan edukasi penggunaan media sosial secara bijak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 2 Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan MPLS sekaligus mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Fajar mengatakan, pelaksanaan SPMB di Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Kendal, berlangsung kondusif tanpa menimbulkan persoalan berarti.

"Kalau pelaksanaan SPMB di Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik, begitu juga di Kendal, tidak ada kegaduhan. Saya ke sini juga untuk mengecek persiapan MPLS yang akan dilaksanakan serentak mulai Senin, 13 Juli 2026. Saya meminta bupati dan kepala daerah ikut memantau pelaksanaan MPLS di wilayahnya," ujarnya.

Menurutnya, MPLS tidak sekadar menjadi agenda penyambutan siswa baru, tetapi juga menjadi langkah awal membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan MPLS harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku serta mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak anak.

"Kita ingin memastikan sekolah menjadi rumah kedua bagi siswa. Mereka benar-benar dikenalkan dengan lingkungan sekolah, dihargai, dan merasa nyaman. Materi MPLS nantinya berisi penguatan karakter serta pendidikan agar lebih bijak dan sopan dalam menggunakan media sosial," jelasnya.

Fajar menilai literasi digital menjadi salah satu materi penting dalam MPLS karena berbagai persoalan sosial saat ini banyak dipengaruhi oleh penggunaan media sosial yang tidak bijaksana.

Menurutnya, siswa perlu dibekali kemampuan menyaring informasi sejak dini agar tidak mudah terpapar hoaks maupun konten negatif.

"Kalau anak-anak tidak memiliki literasi digital yang baik, mereka akan lebih mudah terpapar informasi yang tidak tepat," tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kaliwungu, Agus Suwanto, mengatakan sekolah telah menyiapkan pelaksanaan MPLS secara menyeluruh, baik di dalam maupun di luar kelas.

Selain guru, sekolah juga melibatkan berbagai instansi sebagai narasumber, di antaranya Puskesmas, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Polsek Kaliwungu, serta Koramil Kaliwungu.

"Narasumber berasal dari guru, tenaga kesehatan Puskesmas, Dinas Kependudukan, Polsek, dan Koramil. Materinya terintegrasi untuk mengenalkan siswa dengan lingkungan baru sehingga mereka siap mengikuti proses pembelajaran," katanya.

Di sela kunjungan tersebut, persoalan kekurangan tenaga pendidik di Kabupaten Kendal juga menjadi perhatian. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengungkapkan daerahnya masih menghadapi kekurangan sekitar 300 guru pada jenjang SD dan SMP.

Selain itu, Kabupaten Kendal juga masih kekurangan 211 kepala sekolah yang hingga kini belum terpenuhi.

"Kami berharap dengan kehadiran Bapak Wakil Menteri, berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Kendal, khususnya kekurangan guru dan kepala sekolah, dapat memperoleh perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat," ujarnya.

Melalui pelaksanaan MPLS yang lebih edukatif dan humanis, pemerintah berharap peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara cepat sekaligus memiliki karakter yang kuat serta kemampuan memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut