get app
inews
Aa Text
Read Next : Banyumas Bersiap Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi, Pembangunan Ditargetkan Mulai Oktober

Robot Kungfu Antar Tim Mahasiswa Raih Juara Nasional di Kontes Robot ABU Indonesia 2026

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:16 WIB
header img
Tim Blakasutha mempersiapkan robot kungfu dalam kontes robot ABU Indonesia. (Foto: Istimewa).

BANYUMAS,iNewsPantura.id - Inovasi di bidang robotika kembali ditunjukkan mahasiswa Indonesia. Tim Blakasutha berhasil meraih Juara Harapan II dalam Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026 yang berlangsung di Universitas Jember pada 9–12 Juli 2026, setelah bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Tanah Air.

Kompetisi yang mengusung tema "Robot Kungfu" itu diikuti 28 perguruan tinggi yang lolos seleksi dari total 40 peserta. Seluruh tim ditantang merancang dua robot yang mampu bekerja sama secara otonom untuk menyelesaikan berbagai misi tanpa kendali langsung operator.

Dalam perlombaan tersebut, Tim Blakasutha mengembangkan dua robot bernama IRONEXA dan ENGINARA. Keduanya dirancang mampu berkolaborasi menjalankan serangkaian tugas, mulai dari merakit senjata, mengumpulkan Kung-Fu Scrolls (KFS), hingga memainkan strategi permainan Tic-Tac-Toe secara otomatis sesuai regulasi ABU Robocon 2026.

Ketua Tim Blakasutha, M. Syhamsuddin, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pengembangan yang berlangsung hampir sepuluh bulan sejak tema kompetisi diumumkan pada September 2025.

Selama masa persiapan, tim yang beranggotakan 20 mahasiswa lintas angkatan dan program studi itu melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan konsep, perancangan mekanik, pengembangan sistem elektronika, pemrograman, integrasi perangkat, hingga pengujian secara berulang untuk memastikan performa robot berjalan optimal.

"Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, kerja sama, dan komitmen seluruh anggota tim. Selama proses pengembangan robot, kami tidak hanya belajar mengenai aspek teknis, tetapi juga membangun komunikasi, menyelesaikan permasalahan secara sistematis, dan bekerja dalam satu tujuan yang sama," ujarnya.

Menurut Syhamsuddin, perubahan tema pada setiap penyelenggaraan KRAI menjadi tantangan tersendiri karena menuntut lahirnya inovasi baru. Pengembangan robot membutuhkan kolaborasi berbagai bidang keilmuan, mulai dari desain mekanik, elektronika, sistem kendali, embedded system, pemrograman, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Ia menilai pengalaman mengikuti KRAI memberikan bekal penting bagi tim dalam meningkatkan kemampuan teknis maupun kolaborasi lintas disiplin yang dibutuhkan dalam pengembangan teknologi modern.

Ke depan, tim berkomitmen terus menyempurnakan teknologi robot yang dikembangkan, khususnya pada kemampuan gerak otonom, peningkatan stabilitas sistem, serta integrasi perangkat keras dan perangkat lunak agar mampu bersaing lebih baik pada kompetisi robotika tingkat nasional maupun internasional.

Ajang Kontes Robot ABU Indonesia tidak hanya menjadi arena adu inovasi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan riset, rekayasa teknologi, dan kerja sama tim dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin kompleks.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut