get app
inews
Aa Text
Read Next : Dukung Kamtibmas, Pemkab Temanggung Hibahkan Aset Tanah untuk Polsubsektor Wonoboyo

Temanggung Segera Punya Kawasan Kuliner Baru di Pusat Kota, Tampung 100 PKL

Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:44 WIB
header img
Bupati Temanggung meninjau pembangunan kawasan kuliner baru. didik dono hartono/iNews

TEMANGGUNG,iNewsPantura.id – Warga Temanggung dan para pecinta kuliner patut bersiap-siap. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung tengah menyulap kawasan Taman Pengayoman menjadi pusat kuliner dan ruang publik baru yang lebih tertata, modern, dan nyaman di pusat kota.

Pembangunan yang difokuskan pada segmen D di area Taman Pengayoman ini telah resmi dimulai melalui proses groundbreaking pada Jumat (31/7). Proyek ini diproyeksikan menjadi angin segar bagi wajah tata kota Temanggung, sekaligus menjadi sentra jajanan yang ramah bagi masyarakat.

Langkah awal penataan wajah kota ini sengaja diprioritaskan untuk menyediakan ruang yang layak bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL). Pemkab Temanggung ingin memastikan para pedagang memiliki lokasi berjualan yang representatif sebelum penataan kawasan alun-alun dan City Walk dilanjutkan.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menegaskan bahwa penataan ini dirancang melalui musyawarah matang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk paguyuban PKL.

"Kita ingin memfasilitasi 100 teman-teman PKL. Manusianya kita selamatkan dulu, kita masukkan ke sini (Segmen D). Setelah itu insyaallah pada 2027 kita mulai segmen A, B, C, kawasan alun-alun dan City Walk Jalan MT Haryono," jelas Agus Setyawan.

Pembangunan Segmen D menelan anggaran sekitar Rp4 miliar setelah proses lelang, lebih rendah dari pagu anggaran sebesar Rp5 miliar. Secara keseluruhan, penataan kawasan Pendopo Pengayoman diperkirakan membutuhkan sekitar Rp25 miliar dan akan dilakukan bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Temanggung, Dwi Sukarmei, menyebutkan bahwa kawasan segmen D ini didesain secara khusus untuk menjadi jantung aktivitas masyarakat.

"Tujuannya tempat ini menjadi pusat kuliner masyarakat, pusat kegiatan komunitas, serta kegiatan sosial dan budaya," ungkap Dwi.

Ke depannya, sentra kuliner Taman Pengayoman tidak akan berdiri sendiri. Area ini dirancang untuk terintegrasi penuh dengan kawasan Alun-alun Temanggung dan City Walk.

Konsep ruang publik terbuka ini diharapkan mampu menghapus kesan eksklusif pada kawasan Pendopo, menjadikannya ruang yang mudah diakses, ramah pengunjung, dan tentunya menjadi ikon destinasi wisata kuliner baru kebanggaan warga Temanggung.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut