get app
inews
Aa Text
Read Next : 117 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Dilarikan ke Sejumlah Rumah Sakit

Korban Dugaan Keracunan Pangan di SMKN 6 Semarang Terus Membaik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:25 WIB
header img
Sejumlah pelajar yang dirawat disejmlah rumah sakit di Semarang akibat keracunan MBG. (Foto: Istimewa).

SEMARANG,iNewsPantura.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang memastikan penanganan medis terhadap siswa dan guru SMKN 6 Semarang yang mengalami gejala dugaan keracunan pangan terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Sabtu (1/8/2026), mayoritas pasien telah dinyatakan pulih dan tidak ditemukan penambahan kasus baru.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengatakan seluruh siswa yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas Halmahera telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.

Seluruh siswa yang dirawat di Puskesmas Halmahera sudah membaik dan dipulangkan. Pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Bhakti Wira Tamtama, serta Puskesmas Bangetayu juga terus menunjukkan perbaikan kondisi secara signifikan," ujar Hakam.

Berdasarkan hasil surveilans aktif maupun pasif yang dilakukan Dinkes bersama fasilitas pelayanan kesehatan, situasi di lapangan kini dinilai telah terkendali. Hingga saat ini, pihak sekolah juga tidak melaporkan adanya siswa maupun guru yang kembali mengalami gejala serupa.

Dari aspek pelayanan kesehatan, Dinkes memastikan seluruh proses penanganan medis berjalan lancar. Biaya perawatan bagi siswa dan guru yang dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit ditanggung melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

"Seluruh proses perawatan medis para siswa dan guru berjalan optimal dengan skema penjaminan JKN. Kami memastikan hak pelayanan kesehatan masyarakat terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Meski kondisi terus membaik, Dinkes Kota Semarang tetap mempertahankan status siaga. Tim Gerak Cepat (TGC) masih diterjunkan untuk memantau perkembangan kesehatan para siswa hingga seluruh pasien yang masih menjalani perawatan dinyatakan sembuh total.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan proses pemulihan berlangsung menyeluruh sebelum penanganan kasus dinyatakan selesai.

"Tim TGC tetap siaga di lapangan sampai seluruh kasus terkonfirmasi sehat. Setelah seluruh rangkaian pemantauan selesai dan dinyatakan tuntas, kami akan segera mengirimkan laporan pembaruan akhir kepada Kementerian Kesehatan melalui sistem SKDR MBG," pungkas Hakam.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut