get app
inews
Aa Text
Read Next : 117 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Dilarikan ke Sejumlah Rumah Sakit

Puluhan Siswa SMP Muhammadiyah Playen Tak Masuk Sekolah, Diduga Dampak Keracunan MBG

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:00 WIB
header img
Suasana SMP Muhammadiyah Playen sepi dan kegiatan belajar mengajar. Kismaya/iNews

GUNUNGKIDUL, iNewsPantura,id - Aktivitas belajar mengajar di SMP Muhammadiyah Playen, Kabupaten Gunungkidul, dilaporkan tidak berjalan normal sejak Senin (26/01/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh banyaknya siswa yang tidak masuk sekolah setelah mengalami gangguan kesehatan usai diduga menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan data sekolah, sebanyak 48 siswa dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa mual, muntah, pusing, hingga diare. Selain siswa, sebanyak sembilan guru serta satu kepala sekolah juga dilaporkan merasakan keluhan serupa.

Keluhan kesehatan tersebut diduga berkaitan dengan konsumsi menu MBG yang disajikan pada Jumat (23/01/2026) siang. Gejala mulai dirasakan sejak Sabtu dan Minggu, namun puncaknya terjadi pada Senin, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah siswa yang sempat masuk sekolah terpaksa dipulangkan lebih awal karena keluhan kesehatan tidak kunjung membaik. Bahkan, beberapa siswa dilaporkan sempat mendapatkan penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit guna memastikan kondisi kesehatannya.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa dugaan keracunan baru disadari setelah banyak laporan serupa diterima dari siswa, orang tua, serta tenaga pendidik. Sebelumnya, keluhan kesehatan sempat dianggap sebagai kondisi biasa karena muncul saat akhir pekan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pendataan terhadap siswa dan guru yang mengalami gangguan kesehatan telah dilakukan pihak sekolah. Dari hasil pendataan, tercatat total 48 siswa, sembilan guru, dan satu kepala sekolah mengalami keluhan serupa dalam rentang waktu Jumat hingga Senin.

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah memutuskan untuk memulangkan siswa lebih awal sejak Senin hingga Selasa (27/01/2026). Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kondisi kesehatan siswa agar dapat pulih secara optimal serta mencegah risiko lanjutan.

Terpisah, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Playen membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut. "Memang ada laporan dugaan keracunan, di SMP muhamadiyah playen, kita sekarang lagi proses pendataan, proses investigasi,apakah ada kaitannya dengan mbg dengan dugaan keracunan, " Kata kepala SPPG Playen Rama Jatu

Pihak SPPG akan bertanggung jawab dan turut berempati terkait kejadian ini, " Kami tentunya bersimpati dan akan bertanggung jawab terhadap siswa siswi jika ada yang berobat kerumah sakit, " Ucap Rama Jatu.

 

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut