Bahaya Gadget dan Cyberbullying Jadi Sorotan di CFD Banjarnegara
BANJARNEGARA, iNewsPantura.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Banjarnegara bersama Forum Anak Banjarnegara (Forbara) menggelar kampanye anti kekerasan terhadap anak sekaligus edukasi perlindungan anak di era digital. Kegiatan ini berlangsung dalam Talkshow "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" di arena Car Free Day (CFD) Alun-alun Banjarnegara, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Kepala Dinsos PPPA Banjarnegara, Riatmojo Ponco Nugroho, mengatakan perlindungan anak di ruang digital menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya keluarga, tetapi juga pemerintah, masyarakat, dan penyelenggara sistem elektronik.
Menurutnya, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS yang mengatur penyelenggara sistem elektronik agar berpihak pada perlindungan anak dari berbagai risiko di ruang digital.
"PP TUNAS merupakan bentuk perlindungan negara terhadap anak di era digital. Seluruh penyelenggara sistem elektronik harus ikut bertanggung jawab menciptakan ruang digital yang aman bagi anak," ujar Ponco.
Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Klinis Gones Saptowati mengingatkan para orang tua agar tidak menjadikan gawai sebagai pengasuh anak, terutama pada usia balita. Penggunaan gawai secara berlebihan dinilai dapat menghambat perkembangan kemampuan bicara, mengurangi interaksi sosial, mengganggu kualitas tidur, menurunkan konsentrasi, hingga memicu kecanduan.
"Anak membutuhkan interaksi langsung dengan orang tua, bermain, dan stimulasi nyata. Ketergantungan pada gawai sejak dini dapat mengganggu perkembangan bahasa, sosial, dan emosional anak," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos PPPA Banjarnegara, Sri Wahyuni, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk meningkatnya kasus perundungan di dunia maya atau cyberbullying.
Menurutnya, pemerintah juga telah meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di ruang publik maupun ruang digital.
"Melalui Gernas RANA, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan aman, nyaman, dan berkembang secara optimal," ujarnya.
Talkshow yang diikuti anggota Forbara itu juga menghadirkan narasumber dari Forbara dan Ikatan Kakang Mbekayu Banjarnegara (Ikamura). Acara turut dimeriahkan penampilan drama dari Gerkatin Banjarnegara, pembacaan Suara Anak Banjarnegara (SAB), penampilan Little Harmony Band, serta pertunjukan tari.
Editor : Suryo Sukarno