get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Temanggung Kirim Bantuan Korban Banjir Bekasi dan Jakarta

Pasien Makin Membludak, RSUD Temanggung Bangun Gedung Poliklinik Rp155 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:24 WIB
header img
Bupati Temanggung Agus Setyawan melakukan ground breaking pembangunan gedung poliklinik RSUD Temanggung senilai Rp155 miliar. Foto : iNewsPantura.id/ Didik Dono H

TEMANGGUNG ,iNewsPantura.id - Mega proyek pembangunan gedung poliklinik RSUD Kabupaten Temanggung resmi dimulai. Proyek senilai Rp155 miliar ini bakal menghadirkan gedung delapan lantai dan satu basement dengan luas bangunan sekitar 14.000 meter persegi.

Ground breaking pembangunan dilakukan Selasa (11/8). Gedung yang dibangun di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2027.

Direktur RSUD Kabupaten Temanggung dr. Tetty Kurniawati mengatakan, pembangunan gedung poliklinik baru dilakukan karena jumlah kunjungan pasien terus meningkat. Di sisi lain, layanan spesialistik dan subspesialistik di RSUD juga semakin berkembang.

“Kami membangun poliklinik ini karena jumlah kunjungan pasien terus meningkat, serta bertambahnya layanan spesialistik maupun subspesialistik yang ada di RSUD,” ujar Tetty.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Temanggung. Karena itu, rumah sakit membutuhkan fasilitas yang lebih representatif untuk mengimbangi perkembangan pelayanan.

Gedung baru tersebut dirancang dengan delapan lantai dan satu basement. Luas bangunan mencapai sekitar 14.000 meter persegi, dengan berbagai fasilitas pelayanan dan penunjang kesehatan yang terintegrasi.

Selain ruang pemeriksaan dokter, gedung tersebut nantinya dilengkapi laboratorium, radiologi, fisioterapi, serta berbagai fasilitas layanan lainnya.

“Di sana nanti tidak hanya tempat periksa, tapi juga kami hadirkan laboratorium, radiologi, fisioterapi, dan layanan lainnya dalam satu gedung,” kata Tetty.

Dengan konsep tersebut, pelayanan spesialistik maupun subspesialistik diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu. Masyarakat juga tidak perlu berpindah-pindah gedung untuk mendapatkan layanan maupun pemeriksaan penunjang.

Tetty menyebut, proyek tersebut memiliki pagu anggaran Rp165 miliar. Namun, nilai kontrak pembangunan ditetapkan sebesar Rp155 miliar.

Pembiayaan proyek dapat direalisasikan setelah Pemkab Temanggung menyiapkan dana cadangan yang bersumber dari akumulasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau Silpa. Sekitar Rp130 miliar dana cadangan dibentuk pada 2024 dan 2025.

“Dengan dana cadangan ini, kami bisa mewujudkan impian kami untuk memiliki gedung poliklinik yang representatif,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan menyebut pembangunan gedung poliklinik tersebut sebagai salah satu proyek terbesar yang pernah dikerjakan di Kabupaten Temanggung.

Karena nilai investasinya besar, Agus meminta seluruh pihak mengawal pembangunan sejak awal hingga proyek selesai.

“Ini proyek fenomenal di Kabupaten Temanggung. Dari informasi yang saya terima, ini proyek yang terbesar selama ini. Nilainya Rp155 miliar. Ini mega proyek di Kabupaten Temanggung,” kata Agus usai ground breaking.

Pembangunan gedung poliklinik merupakan bagian dari komitmen Pemkab Temanggung dalam memperkuat pelayanan dasar, khususnya sektor kesehatan. Gedung baru tersebut diharapkan mampu menambah kapasitas RSUD sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Agus, besarnya nilai proyek harus diikuti dengan pelaksanaan pekerjaan yang profesional. Kontraktor maupun seluruh pihak yang terlibat diminta tidak hanya mengejar penyelesaian pembangunan, tetapi juga memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, tepat waktu, dan tepat mutu.

“Kita melalui tahapan-tahapan dengan sangat hati-hati. Kita juga minta pendampingan dari Kejaksaan Negeri Temanggung dalam rangka menyempurnakan semua proses administrasinya. Harapannya ketika pembangunan berjalan tidak ada kendala di perjalanan,” jelas Agus.

Selain pembangunan fisik, peningkatan kapasitas fasilitas juga akan diikuti dengan penguatan sumber daya manusia. Pemkab bersama RSUD terus meningkatkan kompetensi dokter dan tenaga kesehatan, termasuk melalui pendidikan lanjutan.

Agus mengatakan, penambahan fasilitas harus berjalan beriringan dengan kesiapan tenaga medis. Dengan begitu, gedung baru yang dibangun dengan anggaran besar tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan.

“Karena akan menambah fasilitas, pasti akan menambah sumber daya manusianya. RSUD sudah menyiapkan banyak dokter spesialis dan terus meningkatkan sumber daya manusianya,” ungkapnya.

Agus berharap pembangunan gedung poliklinik tidak hanya memperkuat layanan bagi warga Temanggung, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar.

Setelah rampung akhir 2027, gedung baru tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang utama RSUD Kabupaten Temanggung dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan berkualitas.

“Pastinya ini akan menambah fasilitas-fasilitas pelayanan masyarakat yang sekarang sudah ada. Ini sebagai penyempurna. Setelah terbangunnya ini masyarakat bisa dimudahkan dalam menerima layanan kesehatan,” tambah Agus.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut