get app
inews
Aa Text
Read Next : Dirlantas Polda Jateng Tindak Lanjuti Mobil Viral Berstrobo, Petugas Beri Teguran Simpatik

Korban Kecelakaan Maut Patebon Bertambah Jadi 3, Semua Pelajar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:36 WIB
header img
Satlantas Polres Kendal melakukan olah TKP kecelakaan maut di jalan tembus Patebon Kendal. (Foto: Istimewa).

KENDAL,iNewsPantura.id – Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Mataram, jalur tembus Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, kembali menelan korban jiwa.

Seorang pelajar yang sebelumnya masih menjalani perawatan di RSUD dr. H. Soewondo Kendal meninggal dunia pada Jumat (21/8/2026) petang.

Korban tersebut adalah RW (14), warga Desa Truko, Kecamatan Kangkung. RW merupakan pelajar SMK 01 NU Kendal sekaligus pengendara Honda Beat H-2804-AGD dalam kecelakaan tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan, sebelumnya dua korban telah meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu.

Yang meninggal satu di lokasi, satu saat dibawa ke rumah sakit, dan satu lagi setelah menjalani perawatan di RSUD Soewondo,” kata Heru.

Dua korban yang lebih dulu meninggal yakni MAP (15), warga Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, dan MFF (14), warga Desa Lumansari, Kecamatan Gemuh. Ketiga korban diketahui merupakan pelajar.

Kecelakaan bermula saat Honda Scoopy H-3546-OU melaju dari arah timur. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.

Saat melakukan manuver, Scoopy bergerak terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.

Pada waktu bersamaan, Honda Beat melaju dari arah berlawanan. Jarak kedua sepeda motor yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Benturan keras menyebabkan para pengendara mengalami luka-luka. Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.

Petugas Satlantas Polres Kendal langsung menangani kecelakaan tersebut. Kedua sepeda motor yang terlibat diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kecelakaan tersebut.

Polres Kendal juga mengingatkan pengguna sepeda motor, terutama pelajar, agar lebih berhati-hati saat berkendara.

Pengendara diminta memastikan kondisi lalu lintas sebelum mendahului kendaraan. Manuver tidak boleh dilakukan apabila jarak dengan kendaraan dari arah berlawanan terlalu dekat atau kondisi jalan tidak memungkinkan.

Kecelakaan yang awalnya menyebabkan dua korban meninggal dunia kini bertambah menjadi tiga korban. Seluruhnya merupakan pelajar, sehingga peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras pentingnya keselamatan bagi pengendara usia sekolah.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut