Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Pengadilan Tipikor Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Nekat Jambret Wanita di Semarang, Tiga Pelaku Terjatuh Usai Dikejar Korban

Senin, 21 September 2026 | 13:12 WIB
  • author Lurisa Lulu
Nekat Jambret Wanita di Semarang, Tiga Pelaku Terjatuh Usai Dikejar Korban
Warga mengepung pelaku penjambretan yang diamankan warga. dokumen

KABUPATEN SEMARANG,iNewsPantura.id – Aksi nekat kawanan penjambret di kawasan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, berakhir berantakan. Lima pelaku yang merampas tas seorang perempuan sepulang bekerja harus berhadapan dengan warga yang geram. Tiga pelaku bahkan babak belur setelah terjatuh saat dikejar korban dan warga.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya Dusun Panggang, Desa Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Korban, Eka Wahyuni, saat itu baru perjalanan pulang setelah bekerja di wilayah Kabupaten Boyolali.

Ketika melintas menggunakan sepeda motor, korban tiba-tiba dihampiri lima pelaku yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor. Tas yang dibawa korban dirampas secara paksa.

Dalam kondisi panik, Eka ternyata tidak tinggal diam. Ia berusaha mengejar kawanan tersebut. Bahkan, korban sempat menendang sepeda motor yang ditumpangi tiga pelaku.

Aksi perlawanan korban memancing perhatian warga. Sejumlah warga kemudian ikut mengejar para pelaku. Dalam pelarian, tiga pelaku kehilangan kendali dan terjatuh setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pagar rumah warga.

Ketiga pelaku langsung diamankan warga dan dibawa ke sebuah pos keamanan. Namun, suasana berubah tegang ketika ratusan warga mengepung lokasi. Warga yang geram nyaris menghakimi para pelaku.

Polisi yang datang ke lokasi harus bekerja keras menghalau massa dan mengamankan ketiga pelaku. Bahkan, dua sepeda motor yang digunakan untuk melakukan aksi penjambretan menjadi sasaran amuk warga hingga dibakar.

Korban Eka Wahyuni mengaku spontan melakukan perlawanan ketika tasnya dirampas. Ia memilih mengejar pelaku meski mengetahui dirinya berada dalam situasi berbahaya.

“Saya refleks mengejar karena tas saya diambil. Saya berusaha menendang motor pelaku,” ujar Eka.

Kapolsek Kaliwungu Iptu Arie mengatakan, total terdapat lima pelaku dalam aksi penjambretan tersebut. Dari jumlah itu, empat pelaku masih di bawah umur, sedangkan satu lainnya sudah dewasa.

“Pelakunya ada lima orang. Empat masih di bawah umur dan satu sudah dewasa,” kata Iptu Arie.

Menurut dia, tiga pelaku yang tertangkap lebih dulu sempat menjadi sasaran amuk warga. Polisi kemudian membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan.

Sementara dua pelaku lainnya sempat melarikan diri dari lokasi. Polisi tidak berhenti melakukan pengejaran hingga akhirnya keduanya berhasil diamankan oleh tim Opsnal Reskrim Polsek Kaliwungu di wilayah Boyolali.

“Dua pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya berhasil kami amankan di wilayah Boyolali,” ujarnya.

Kelima pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Kaliwungu untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam aksi penjambretan tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk tetap waspada saat membawa barang berharga, terutama ketika melintas seorang diri. Di sisi lain, polisi mengimbau warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan yang berhasil diamankan

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut