Jelang Musim Hujan, Warga Kalipancur Bersihkan Sungai dan Tanam 100 Pohon
SEMARANG,iNewsPantura.id – Warga Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, mulai meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan menjelang musim hujan. Minggu (27/9/2026) pagi, sekitar 150 warga turun langsung membersihkan jalan, saluran air, hingga aliran sungai sekaligus menanam pohon.
Kegiatan berlangsung di sepanjang Jalan Candi Kencana Raya, Perumahan Pasadena, Kalipancur. Warga bergotong royong mengangkat sampah dan membersihkan sejumlah bagian saluran air yang berpotensi menghambat aliran ketika hujan.
Aksi tersebut digelar bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kecamatan Ngaliyan, pengurus DPC Gerindra Kota Semarang, pengurus ranting, serta ibu-ibu Posyandu SPM 6 RW 8.
Selain membersihkan lingkungan, warga menanam sedikitnya 100 pohon. Tanaman yang dipilih terdiri atas pohon buah-buahan, trembesi untuk peneduh, serta tanaman hias.
Ketua PAC Gerindra Ngaliyan, Mualim, mengatakan pembersihan lingkungan menjadi salah satu fokus kegiatan karena musim hujan perlu diantisipasi dengan memastikan saluran air tetap berfungsi.
“Harapannya kegiatan ini dengan melibatkan masyarakat sekitar bisa terus rutin dilaksanakan oleh masyarakat luas dan menjadi budaya keseharian, sekaligus untuk menghadapi musim hujan,” kata Mualim.
Menurut dia, kegiatan serupa akan dilanjutkan secara bertahap di 16 titik. Setiap lokasi nantinya menjadi sasaran kegiatan bersih lingkungan dan penghijauan.
“Turun semuanya untuk resik-resik lingkungan sekitar, sungai dan jalan. Nantinya akan ada 16 titik, yang setiap pekan dilaksanakan kegiatan serupa,” ujarnya.
DPC Gerindra Kota Semarang menyiapkan target penanaman 1.500 pohon di 16 lokasi tersebut.
Komposisinya terdiri atas 1.000 tanaman buah-buahan, 200 pohon trembesi, 150 pohon pacira, dan 150 pohon balsa.
Tanaman buah nantinya dapat dimanfaatkan warga, sedangkan jenis pohon peneduh diarahkan untuk memperkuat penghijauan di kawasan yang membutuhkan.
Kegiatan ini juga disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program “Gerakan Indonesia Asri” yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua Posyandu SPM 6 Kalipancur, Nia, mengatakan penghijauan tidak cukup hanya dengan menanam. Perawatan menjadi bagian penting agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kami sangat menyambut positif untuk membuat lingkungan menjadi hijau dan bersih. Kami akan merawat pohon yang ditanam nanti sehingga bisa tumbuh dan rindang,” kata Nia.
Sebagian tanaman akan ditanam di pekarangan rumah warga dan sekitar balai RW.
Menurut Nia, keberadaan pepohonan di kawasan permukiman diharapkan membuat lingkungan lebih hijau, teduh, dan nyaman.
Rangkaian kegiatan di 16 titik ditargetkan rampung sebelum memasuki musim hujan. Dengan pola gotong royong tersebut, kebersihan lingkungan sekaligus penghijauan diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin masyarakat.
Editor: Eddie Prayitno