Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dipotong Lalu Diangkut Dua Pikap, Besi Pabrik di KIKK Kendal Raib, Kerugian Puluhan Juta
Advertisement . Scroll to see content

KIK Tarik 143 Investor, Investasi Rp197 Triliun Masuk Kabupaten Kendal

Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:39 WIB
  • author Eddhie Prayitno
KIK Tarik 143 Investor, Investasi Rp197 Triliun Masuk Kabupaten Kendal
Peresmian fasilitas manufaktur PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) di KEK Kendal. (Foto: Istimewa).

KENDAL, iNewsPantura.id - Kawasan Industri Kendal (KIK) terus menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kendal. Hingga September 2026, kawasan tersebut telah dihuni 143 investor atau tenant dengan total nilai investasi mencapai Rp197 triliun.

Investasi yang masuk ke kawasan industri sejak diresmikan pada 2016 itu diproyeksikan mampu menyerap sekitar 79.000 tenaga kerja.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, perkembangan kawasan industri memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Pada triwulan III 2026, ekonomi Kabupaten Kendal tumbuh 8,57 persen secara year-on-year.

“Hal tersebut berdampak pada capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada Triwulan III 2026 secara year-on-year mencapai 8,57 persen, tertinggi di Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya saat menghadiri peresmian fasilitas manufaktur PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) di KEK Kendal, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari aktivitas investasi dan industri yang terus berkembang. Pemerintah daerah juga mendorong agar investasi yang masuk memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat.

Salah satu indikator perkembangan kawasan ditunjukkan dengan ekspansi sejumlah perusahaan yang telah beroperasi. Salah satunya PT Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) yang mengembangkan fasilitas manufaktur dengan investasi hampir Rp500 miliar.

Ekspansi tersebut sekaligus menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan kapasitas produksi di kawasan industri. Fasilitas baru juga diarahkan untuk mendukung pasar domestik dan membuka peluang ekspor.

Bupati mengatakan, Pemkab Kendal akan terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Dukungan diberikan melalui kemudahan berusaha serta pelayanan birokrasi yang cepat dan transparan.

“Kami akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan responsif,” katanya.

Sementara itu, Executive Director PT Kawasan Industri Kendal Juliani Kusumaningrum mengatakan, pertumbuhan investasi di kawasan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Pengelolaan industri juga didorong memperhatikan aspek lingkungan. Menurut Juliani, penerapan manufaktur hijau menjadi bagian penting dalam perkembangan kawasan industri.

“Komitmen terhadap green manufacturing, pengelolaan limbah yang terstruktur, dan pemulihan sumber daya berkelanjutan telah menetapkan standar tinggi di kawasan industri kami,” ujarnya.

Dengan terus bertambahnya investasi, KIK diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan industri, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian Kabupaten Kendal.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut