Praktisi dari Berbagai Daerah Turun di Salatiga, Layani Terapi Tusuk Jarum Gratis
SALATIGA,iNewsPantura.id – Masyarakat Salatiga dan daerah sekitarnya mendapat kesempatan mengikuti layanan terapi tusuk jarum tanpa dipungut biaya. Kegiatan sosial tersebut akan digelar Kamis (29/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Yang menarik, layanan tersebut tidak hanya melibatkan praktisi dari Salatiga. Praktisi terapi tradisional dari sejumlah daerah di Jawa hingga Jakarta dijadwalkan ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini menggandeng praktisi pengobatan tradisional Mbah Rudal Sutrisno bersama tim. Para praktisi yang terlibat antara lain berasal dari Jepara, Kudus, Semarang, Klaten, Magelang, Temanggung, Tegal, Solo, Ambarawa hingga Jakarta.
Sejumlah keluhan kesehatan akan menjadi perhatian dalam pelayanan tersebut, di antaranya gejala stroke, saraf terjepit, nyeri lutut, vertigo dan berbagai keluhan lainnya.
Direktur Laras Asri Resort & Spa Salatiga, Bambang Kiswanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian kepada masyarakat sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan 22 tahun soft opening tempat usaha tersebut.
“Kami bersyukur di usia ke-22 ini Laras Asri masih bisa terus hadir dan berbagi dengan masyarakat. Kegiatan terapi tusuk jarum ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Bambang.
Menurutnya, peringatan 22 tahun tersebut tidak hanya menjadi agenda internal. Pihaknya ingin momentum tersebut juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Karena kapasitas pelayanan terbatas, masyarakat yang ingin mengikuti terapi diminta melakukan pendaftaran lebih awal. Peserta akan dilayani sesuai dengan kapasitas yang telah disiapkan panitia.
Meski terapi tradisional menjadi salah satu pilihan masyarakat, warga yang mengalami keluhan kesehatan serius tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan diagnosis serta menentukan penanganan yang sesuai.
Kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan terapi tradisional sekaligus mempertemukan praktisi dari berbagai daerah dalam satu kegiatan di Kota Salatiga.
Editor: Eddie Prayitno