Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Lansia di Plantungan Kendal Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Bara Kayu
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Rumah Warga Selokaton Kendal, Kerugian Ditaksir Rp35 Juta

Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:44 WIB
  • author Eddhie Prayitno
Kebakaran Rumah Warga Selokaton Kendal, Kerugian Ditaksir Rp35 Juta
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan kebakaran dii Selokaton. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Rumah milik Gimin, warga Desa Selokaton, Kecamatan Sukorejo, terbakar, Kamis 8 oktober 2026. Tidak hanya rumah, api juga merusak kandang sapi milik warga di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah Gimin yang berukuran 6x9 meter. Bangunan rumah yang sebagian terbuat dari papan membuat api mudah menjalar.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono mengatakan, polisi menerima laporan kebakaran dari perangkat desa. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan mendatangi lokasi.

Saat petugas tiba, api sudah membakar seluruh bangunan rumah. Kobaran api bahkan sempat merambat ke rumah warga di sekitar lokasi serta kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana yang berada di belakang rumah korban.

“Dari informasi awal, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari rumah korban,” kata Sugiyono.

Petugas bersama warga berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian.

Rumah milik Gimin mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Sedangkan kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana ditaksir mengalami kerugian Rp5 juta.

Dengan demikian, total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp35 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama kondisi kabel dan sambungan yang berpotensi mengalami korsleting.

KENDAL,iNewsPantura.id – Rumah milik Gimin, warga Desa Selokaton, Kecamatan Sukorejo, terbakar, Kamis 8 oktober 2026. Tidak hanya rumah, api juga merusak kandang sapi milik warga di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah Gimin yang berukuran 6x9 meter. Bangunan rumah yang sebagian terbuat dari papan membuat api mudah menjalar.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono mengatakan, polisi menerima laporan kebakaran dari perangkat desa. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan mendatangi lokasi.

Saat petugas tiba, api sudah membakar seluruh bangunan rumah. Kobaran api bahkan sempat merambat ke rumah warga di sekitar lokasi serta kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana yang berada di belakang rumah korban.

“Dari informasi awal, kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari rumah korban,” kata Sugiyono.

Petugas bersama warga berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lainnya. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian.

Rumah milik Gimin mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. Sedangkan kandang sapi milik Muhammad Riski Irwana ditaksir mengalami kerugian Rp5 juta.

Dengan demikian, total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp35 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan di lokasi. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama kondisi kabel dan sambungan yang berpotensi mengalami korsleting.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut