Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sembilan UMKM Banyumas Raya Unjuk Produk di ISEF 2026
Advertisement . Scroll to see content

16 Negara Bersaing di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Ginting Jadi Andalan Tuan Rumah

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:03 WIB
  • author Nur Choiruddin
16 Negara Bersaing di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Ginting Jadi Andalan Tuan Rumah
Panitia Turnamen bulutangkis internasional Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 memberikann keterangan. dokumen

KUDUS,iNewsPantura.id – Turnamen bulutangkis internasional Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 resmi bergulir di Djarum Arena 2, Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026). Sebanyak 16 negara ambil bagian dalam kejuaraan berlevel BWF World Tour Super 100 yang berlangsung hingga Minggu (25/10/2026).

Para pemain akan bersaing di lima sektor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Selain mengejar gelar juara, peserta juga memburu poin peringkat dunia Badminton World Federation (BWF), dengan total hadiah mencapai 120 ribu dolar AS.

Sejumlah pemain unggulan dari berbagai negara dipastikan meramaikan persaingan. Indonesia pun menurunkan sejumlah wakil yang diharapkan mampu bersaing di hadapan publik sendiri, termasuk Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra.

Ketua Panitia Pelaksana, Yuni Kartika, mengatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen PP PBSI dalam menghadirkan kompetisi internasional sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing.

Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi panggung pertandingan berkualitas, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kudus.

Ia mengajak masyarakat datang langsung ke arena pertandingan untuk menyaksikan persaingan para atlet dan memberikan dukungan kepada wakil Indonesia.

Ketua PBSI Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, menilai kejuaraan ini turut memperkuat posisi Kudus sebagai salah satu pusat pembinaan bulutangkis nasional.

Kudus dikenal memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui turnamen ini, para pemain berkesempatan menguji kemampuan menghadapi lawan dari berbagai negara, menambah pengalaman bertanding, serta mengumpulkan poin penting untuk perkembangan karier.

Dukungan terhadap kejuaraan tersebut juga datang dari Polytron. Public Relations Manager Polytron, Kenny Meigar, mengatakan keterlibatan perusahaan sejalan dengan perjalanan Polytron yang telah tumbuh bersama masyarakat Kudus selama lebih dari setengah abad.

Dukungan itu, menurutnya, menjadi bagian dari kontribusi perusahaan untuk mendukung perjuangan atlet Indonesia meraih prestasi di tingkat dunia.

Persaingan sektor tunggal putra dipimpin Wang Tzu Wei dari Chinese Taipei yang menempati unggulan pertama. Ia diikuti Dong Tian Yao dan Zhu Xuan Chen dari China.

Indonesia mengandalkan Muhammad Yusuf sebagai unggulan keempat, Anthony Sinisuka Ginting di posisi keenam, serta Prahdiska Bagas Shujiwo yang menempati unggulan ketujuh.

Di sektor tunggal putri, unggulan pertama ditempati Wong Ling Ching dari Malaysia, disusul Yeo Jia Min dari Singapura dan Huang Ching Ping dari Chinese Taipei. Wakil Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, berada di posisi unggulan keenam.

Sementara itu, sektor ganda putra dipimpin pasangan Chinese Taipei He Zhi-Wei/Huang Jui-Hsuan dan Lin Chia Yen/Lin Yong Sheng sebagai unggulan pertama dan kedua. Indonesia menurunkan Patra Harapan Rindorindo/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menempati unggulan ke-11.

Pada ganda putri, pasangan China Liao Li Xi/Shen Shi Yao menjadi unggulan pertama. Indonesia memiliki pasangan Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida yang menempati unggulan ketiga.

Adapun persaingan ganda campuran dipimpin pasangan China Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi sebagai unggulan pertama. Indonesia mengandalkan Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti yang menempati unggulan kedua serta Bimo Prasetyo/Arlya Nabilla Thesa Munggaran di posisi kelima.

Dengan kehadiran pemain unggulan dari berbagai negara, Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki posisi dalam peringkat dunia.

Persaingan selama enam hari penyelenggaraan diperkirakan berlangsung ketat di seluruh sektor. Selain kualitas permainan, konsistensi dan kemampuan menjaga performa akan menjadi faktor penting bagi atlet yang ingin melangkah hingga babak akhir.

Dukungan masyarakat Kudus diharapkan menambah semarak turnamen sekaligus memperkuat atmosfer bulutangkis di daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis pembinaan atlet Indonesia tersebut..

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut