Fenomena Langka, Gunungkidul Dilanda Hujan Es Sebesar Kelereng

Kismaya
Potongan video butiran es yang jatuh saat hujan. (Foto: Istimewa).

GUNUNGKIDUL – iNewsPantura.id – Fenomena alam unik berupa hujan es melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa (3/3/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini sempat diabadikan oleh warga hingga viral di media sosial.

Butiran es yang jatuh dilaporkan memiliki ukuran bervariasi, mulai dari seukuran kelereng hingga sebesar ujung ibu jari orang dewasa. Fenomena ini muncul di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Rekaman video milik warga yang menunjukkan butiran es berjatuhan di halaman rumah dengan cepat tersebar luas. Dalam video tersebut, terdengar suara nyaring saat butiran es menghantam atap seng dan genteng rumah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, fenomena hujan es ini melanda beberapa wilayah kecamatan, di antaranya Kecamatan Semin,  Nglipar,  Gedangsari dan Kecamatan Patuk.

Menurut kesaksian warga, sebelum fenomena ini terjadi, kondisi cuaca di wilayah Gunungkidul terpantau sangat terik. Namun, awan mendung pekat tiba-tiba datang dan langsung disusul hujan deras yang disertai butiran kristal es.

Reni, salah seorang warga Desa Natah, Kecamatan Nglipar, mengaku sangat terkejut dengan perubahan cuaca yang begitu cepat. Bahkan, anaknya yang berada di dalam rumah sempat tertimpa butiran es yang masuk melalui celah bangunan.

"Kaget sekali, awalnya panas tiba-tiba gelap dan hujan deras. Ternyata yang jatuh bukan cuma air, tapi es. Anak saya bahkan sempat terkena butiran es yang masuk ke dalam," ujar Reni.

Hal senada diungkapkan oleh Ega Juan, warga Nglipar lainnya. Ia mengaku mendengar suara keras dari atap rumahnya seperti dilempari batu kerikil. Saat diperiksa ke luar, ia menemukan butiran-butiran es berserakan di tanah bersamaan dengan air hujan.

"Suaranya berisik sekali di atap, seperti dilempar kerikil. Pas saya cek keluar, ternyata benar ada butiran es seukuran kelereng," kata Ega.

Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat, mengingat kejadian serupa terakhir kali terjadi di wilayah Nglipar beberapa tahun silam. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Gunungkidul memang kerap dilanda hujan lebat yang terkadang disertai angin kencang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga juga diminta segera melapor ke BPBD Gunungkidul jika terjadi dampak kerusakan akibat bencana alam atau cuaca ekstrem tersebut.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network