TEMANGGUNG,iNewsPantura – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Temanggung resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Temanggung menekankan pentingnya akurasi dan kredibilitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, sensus ekonomi yang kembali digelar setelah terakhir dilaksanakan pada 2016 ini menjadi momentum penting. Terlebih, sensus tahun ini juga mencakup sektor pertanian sehingga dapat memberikan gambaran ekonomi yang lebih utuh.
"Harapannya para petugas betul-betul mencari responden yang kredibel, jujur, turun langsung ke lapangan. Sehingga output yang dihasilkan benar-benar data yang akurat," katanya di Pendopo Jenar Setda Temanggung.
Agus juga meminta petugas berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa sebelum melakukan pendataan agar masyarakat memahami tujuan sensus dan tidak menaruh kecurigaan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Temanggung Henri Wagiyanto menjelaskan, pendataan dilakukan melalui dua metode. Tahap pertama secara daring untuk perusahaan besar pada Mei-Juli 2026 melalui tautan pengisian mandiri yang dikirim melalui email. Selanjutnya, pendataan lapangan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
"Petugas akan mendatangi bangunan satu per satu, baik rumah tinggal maupun tempat usaha. Tujuannya agar seluruh aktivitas usaha, mulai mikro, kecil, menengah hingga besar bisa terdata tanpa ada yang tertinggal," jelasnya.
Henri menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 di Temanggung melibatkan 925 petugas, terdiri atas 814 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 111 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Mereka akan menyasar seluruh wilayah berdasarkan satuan lingkungan setempat (SLS).
Ia juga memastikan kerahasiaan data masyarakat terjamin. "Masyarakat itu dijamin kerahasiaannya. Jadi tidak akan dimunculkan secara individu tapi akan dimunculkan nanti secara agregat jumlah-jumlah masing-masing," tandasnya.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
